Thursday, October 8, 2026
Depan > Pemerintahan > Desk Realisasi Anggaran, Pemkab Probolinggo Kejar Realisasi Anggaran 80 Persen

Desk Realisasi Anggaran, Pemkab Probolinggo Kejar Realisasi Anggaran 80 Persen

DRINGU – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo mempercepat penyerapan anggaran Perangkat Daerah untuk memastikan pelaksanaan pembangunan berjalan sesuai rencana. Upaya tersebut dilakukan melalui Desk Realisasi Anggaran yang membahas capaian belanja hingga 31 Agustus 2026.

Kegiatan yang digelar oleh Bagian Administrasi Pembangunan Setda Kabupaten Probolinggo tersebut berlangsung di ruang pertemuan Bidang Pendapatan BPPKAD Kabupaten Probolinggo, Selasa (1/9/2026). Desk dipimpin Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Probolinggo M. Sjaiful Effendi melalui zoom meeting didampingi Kepala Bagian Administrasi Pembangunan Setda Kabupaten Probolinggo Wiwit Suryaningsih.

Desk Realisasi Anggaran diikuti 18 Perangkat Daerah dan unit kerja di lingkungan Pemkab Probolinggo. Peserta menyampaikan perkembangan realisasi anggaran, kendala pelaksanaan, langkah penyelesaian serta proyeksi penyerapan hingga akhir Oktober 2026.

Perangkat Daerah yang mengikuti kegiatan tersebut antara lain Inspektorat, BPPKAD, DPUPR, DPKPP, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, DPMPTSP, Dinas Perikanan, Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Pertanian, Dinas Lingkungan Hidup, DKUPP, Diskoparekraf, Dinas Perhubungan, Bagian Perekonomian dan SDA, Bagian Pengadaan Barang dan Jasa serta Bagian Administrasi Pembangunan.

Kepala Bagian Administrasi Pembangunan Setda Kabupaten Probolinggo Wiwit Suryaningsih menyampaikan kegiatan ini menjadi bagian dari pengawasan dan evaluasi terhadap pelaksanaan anggaran sekaligus upaya mendeteksi berbagai persoalan yang dapat menghambat penyerapan belanja daerah.

“Melalui desk ini pemerintah daerah melakukan identifikasi masalah, deteksi dini kendala teknis, rekonsiliasi dan validasi data hingga evaluasi terhadap kualitas belanja. Selain itu, setiap Perangkat Daerah harus menyampaikan langkah penyelesaian terhadap kendala yang dihadapi serta menyusun proyeksi realisasi anggaran sampai akhir Oktober 2026,” ungkapnya.

Sementara Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Kabupaten Probolinggo M. Sjaiful Effendi mengatakan urgensi percepatan adalah sebagai pendorong ekonomi dengan meningkatnya pertumbuhan ekonomi daerah, meningkatnya kesejahteraan Masyarakat dan meningkatnya kualitas pelayanan publik.

“Urgensi lain adalah targemt realisasi belanja daerah per tri wulan agar penyerapan tidak bertumpuk di akhir tahun dan pembangunan berjalan sesuai perencanaan. Bulan Oktober proyeksi/target realisasi sebesar 80%. Adapun beberapa langkah akselerasi diranah pengadaan barang dan jasa adalah percepatan tender, konsolidasi paket dan penyelesaian pembayaran,” katanya.

Desk Realisasi Anggaran dengan agenda paparan dari Sekretaris OPD atau Pejabat yang mewakili menyampaikan progress capaian, beberapa kendala dan solusi beserta komitmen realisasi OPD sampai dengan akhir bulan Oktober sebesar 80% dalam bentuk penandatanganan berita acara.

“Harapannya target realisasi anggaran akan tercapai dengan dukungan dari seluruh OPD, sehingga asas kebermanfaatan kepada masyarakat dapat tercapai. Yaitu kepastian pelayanan dasar dan pemanfaatan fasilitas publik, stimulus ekonomi, intervensi masalah mendesak seperti stunting, pemerataan pembangunan, menjaga daya beli masyarakat dan meningkatkan kepercayaan publik,” pungkasnya. ***

Penulis : Syamsul Akbar
Editor : Tim Bromo Info