Friday, May 24, 2024
Depan > Informasi Layak Anak > Pentas Seni, SDN Patokan 1 Tampilkan Bakat dan Kreatifitas Peserta Didik

Pentas Seni, SDN Patokan 1 Tampilkan Bakat dan Kreatifitas Peserta Didik

Reporter : Syamsul Akbar
KRAKSAAN – Jelang berakhirnya tahun ajaran 2022-2023, SDN Patokan 1 Kecamatan Kraksaan bersama dengan Paguyuban dan Komite SDN Patokan 1 menggelar pentas seni dan pelepasan siswa dan siswi kelas 6, Sabtu hingga Rabu (17-21/6/2023).

Selama 4 (empat) hari, kegiatan yang mengambil tema “Pancasila untuk Nusantara” ini menampilkan beragam bakat dan kreatifitas peserta didik dari kelas 1 hingga 6 di SDN Patokan 1.

Hari pertama pada Sabtu (17/6/2023) diisi dengan presentasi produk unggulan dari masing-masing kelas. Dimana masing-masing kelas ini mempunyai produk unggulan dari mulai tanam sampai mengolah produknya.

Selanjutnya pada Senin (19/6/2023), kegiatan ini diisi dengan seni tari dan fashion show. Berlanjut pada Selasa (20/6/2023) berupa penampilan ekstrakurikuler berupa polisi cilik, drumband, pencak silat hingga tari glipang. Puncaknya ada pada hari Rabu (21/6/2023) berupa perpisahan kelas 6 SDN Patokan 1.

Kepala SDN Patokan 1 Sri Hardatin mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk melatih siswa dan siswi untuk meningkatkan kreatifitas dan bakatnya baik seni tari maupun seni suara. Hal ini untuk melatih anak untuk mengasah keberanian tampil di muka umum. “Harapannya setelah dewasa dan ketika menjadi pemimpin bisa siap tampil di muka umum,” harapnya.

Sri Hardatin menegaskan kegiatan ini bisa menjadi wasah sebagai sarana untuk hiburan peserta didik sekaligus refreshing karena mereka masih belajar dari 6 bulan baik di kelas maupun di luar kelas.

“Memang dalam kegiatan ini kita menanamkan wawasan budaya nusantara sehingga anak-anak tidak melupakan budaya nusantara baik kostum, tarian maupun nyanyian. Namun demikian, kami tidak bisa melaksanakan kegiatan ini sendiri tanpa dukungan dari Komite dan Paguyuban sekolah,” tegasnya.

Sementara Ketua Komite SDN Patokan 1 Dini Rahmania mengungkapkan kegiatan ini mengambil tema “Pancasila untuk Nusantara” karena bertepatan dengan peringatan Hari Lahirnya Pancasila.

“Sesuai dengan temanya, beragam budaya ditampilkan mulai dari fashion show dari seluruh nusantara. Selai itu musiknya juga beragam. Setiap tahun kami mengangkat tema yang berbeda,” ujarnya.

Menurut Dini, keberhasilan kegiatan ini tidak terlepas dari dukungan Paguyuban dan Komite mulai dari moril maupun spiritual. Termasuk mencarikan donator demi suksesnya kegiatan tersebut. Tapi keberhasilan dan kesuksesan kegiatan ini berkat dukungan dari para wali kelas dan dewan guru yang lainnya.

“Melalui kegiatan ini pesan yang ingin kami sampaikan agar sebagai orang tua harus selalu mendukung bakat anak-anak dalam mencintai budaya Indonesia. Paling tidak anak-anak bisa menerapkan kebiasaan-kebiasaan baik, salah satunya budaya adat. Jangan sampai lupa dengan budaya adat karena itu identitas kita. Jadi anak dilatih sedini mungkin agar memiliki kebanggaan terhadap budaya adat dan menjadi identitas diri,” terangnya.

Yang menarik dari kegiatan ini jelas Dini ada pada hari ketiga pada Selasa (20/6/2023). Peserta didik masing-masing kelas melakukan penjualan produk unggulannya mulai dari bahan singkong, ubi, wortel, kacang tanah dan lain sebagainya. Dimana sebelumnya mereka sudah dilatih fungsi masing-masing mulai tanam dan diolah menjadi produk apa saja.

“Dibilang menarik, karena disamping penjualan produk unggulan ini juga akan dilakuka lomba mewarnai tingkat TK se-Kecamatan Kraksaan. Pesertanya akan diikuti oleh 100 siswa TK. Harapannya mereka bisa ikut lomba dan membeli produk-produk unggulan yang ada. Ini diadakan oleh Paguyuban dan Komite. Termasuk juga para donator yang telah ikut mensukseskan kegiatan ini,” pungkasnya. (wan)