Wednesday, December 8, 2021
Depan > Informasi Layak Anak > Persiapan Porprov 2022, KONI Lakukan Test Fisik dan Pengukuran VO2Max

Persiapan Porprov 2022, KONI Lakukan Test Fisik dan Pengukuran VO2Max

Reporter : Syamsul Akbar
DRINGU – Sebagai persiapan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur tahun 2022 mendatang, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Probolinggo bekerja sama dengan Ahli Gizi Puslatda KONI Provinsi Jawa Timur dan Universitas Negeri Surabaya (Unesa) menggelar test fisik dan pengukuran VO2Max bagi atlet cabang olahraga (cabor), Minggu (22/8/2021) pagi.

Test fisik dan pengukuran VO2Max yang dilaksanakan di lapangan Diklat Dringu ini diikuti oleh 125 orang atlet dari berbagai cabang olahraga (cabor) yang memang memiliki prediksi medali.

Selama pelaksanaan test fisik dan pengukuran VO2Max ini para atlet dipandu oleh supervisi dari Unesa dan pelatih yang sudah diberi workshop pada Sabtu (21/8/2021) di ruang pertemuan Disporaparbud (Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata dan Kebudayaan) Kabupaten Probolinggo.

Materi test yang diikuti oleh para atlet meliputi pengukuran Tinggi Badan (TB) dan Berat Badan (BB), antropometri, flexibility (S&R), vertical jump, grip strenght, expanding, leg dynamometer, stork stand, shuttle run, standing board jump, push up, sit up, sprint (30 m), recovery, VO2Max dan recovery.

Sekretaris Umum KONI Kabupaten Probolinggo Chalid Abubakar mengungkapkan secara umum atlet yang disiapkan untuk Porprov 2022 ini dilakukan dengan penerapan sport science. Artinya dari berbagai disiplin ilmu itu memberikan kontribusi dalam rangka meningkatkan prestasi atlet.

“Dengan cara mencatat semua potensi dulu, baik itu tangan, kaki dan kekuatan punggung. Semua terekam dan nanti kita evaluasi. Kegiatan ini merupakan program kelanjutan dari kerja sama KONI dengan Unesa. Ke depan kita juga akan ada program pendampingan beberapa cabor unggulan untuk prediksi medali dalam Porprov 2022,” ujarnya.

Chalid menerangkan ratusan atlet yang mengikuti test fisik dan pengukuran VO2Max ini merupakan wakil dari berbagai cabor yang memiliki prediksi bisa meraih medali dalam Porprov 2022. “Artinya cabor yang individual dan beregupun yang memang memiliki potensi yang sangat baik,” tegasnya.

Sementara Ketua Umum KONI Kabupaten Probolinggo Sugeng Nufindarko mengatakan kegiatan ini merupakan salah satu upaya yang dilakukan sebagai persiapan dalam menghadapi Porprov 2022 mendatang.

“Dengan test fisik dan pengukuran VO2Mazx ini kita bisa mengetahui lebih awal atlet kita. Tentu itu menjadi modal yang baik bagi kita untuk mempersiapkan atlet yang akan turun di Porprov 2022 agar bisa meraih medali. Sesuai target kita harapannya Kabupaten Probolinggo bisa masuk di peringkat 10 hingga 15 besar,” katanya.

Menurut Sugeng, kegiatan ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kondisi atlet Kabupaten Probolinggo. Ke depan pihaknya akan melakukan pembinaan terus dalam bentuk Training Center (TC) atau pemusatan latihan untuk meningkatkan kebugaran dan staminanya agar bisa meraih prestasi di Porprov 2022.

“Standart kadar VO2Max yang baik bagi laki-laki antara 42,5-46,4 ml/kg/menit dan perempuan 33-36,9 ml/kg/menit. Kalau lebih dari itu tentunya akan sangat bagus. Apabila dibawah standart maka perlu latihan fisik dengan baik,” pungkasnya. (wan)