Wednesday, December 1, 2021
Depan > Kemasyarakatan > Pemkab Probolinggo Terima Penghargaan APE 2020 Kategori Utama Secara Virtual

Pemkab Probolinggo Terima Penghargaan APE 2020 Kategori Utama Secara Virtual

Reporter : Mujiono
PROBOLINGGO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo menerima penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya (APE) Tahun 2020 secara virtual dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI, Rabu (13/10/2021) di Pendopo Prasaja Ngesti Wibawa Kabupaten Probolinggo.

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI I Gusti Ayu Bintang Darmawati menyerahkan penghargaan APE 2020 secara serentak melalui virtual di tahun 2021 kepada 13 kementerian/lembaga, 29 provinsi dan 266 kabupaten/kota yang berhak menerima penghargaan APE.

Pemkab Probolinggo berkesempatan menerima penghargaan APE dengan Kategori Utama. Artinya naik satu tingkat dari Kategori Madya. Penghargaan sebagai gambaran implementasi terhadap upaya-upaya yang telah dilakukan oleh kementerian atau lembaga dan pemerintah daerah atas usahanya dalam melaksanakan strategi pengarusutamaan gender.

Selain itu, penghargaan APE diberikan kepada Pemerintah Daerah karena dinilai berkomitmen dalam pencapaian dan perwujudan kesetaraan gender, pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak serta memenuhi kebutuhan anak.

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) I Gusti Ayu Bintang Darmawati atau yang biasa dipanggil Bintang Puspayoga menyampaikan ucapan selamat kepada Pemerintah Daerah yang telah mendapatkan penghargaan APE dengan harapan agar terus ditingkatkan di tahun-tahun mendatang menjadi lebih baik.

“APE merupakan ukuran untuk melihat kemajuan pembangunan yang berorientasi pada pembangunan berkeadilan gender. Sekaligus memberikan gambaran implementasi terkait upaya-upaya yang telah dilakukan K/L dan Pemerintah Daerah atas usaha-usaha yang dilakukan dalam melaksanakan strategi pengarusutamaan gender,” katanya.

Menurutnya, proses pemantauan dan evaluasi terhadap pelaksanaan strategi PUG di K/L dan Pemerintah Daerah sendiri dilakukan dengan menggunakan indikator-indikator yang dapat mengukur pelaksanaan PUG dengan melihat aspek kelembagaan dan implementasi dari 7 (tujuh) prasyarat PUG.

“Selain itu, ada berbagai strategi untuk mewujudkan kesetaraan gender. Seharusnya melandasi pembangunan di negeri ini dengan memberdayakan semua masyarakat, baik perempuan maupun laki-laki agar dapat keluar dari kemiskinan dan meningkatkan taraf hidup mereka serta berujung pada peningkatan perekonomian sebuah negara,” jelasnya.

Sementara Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Probolinggo dr. Anang Budi Yoelijanto menyampaikan apresiasi dan harapan kepada Pemerintah Kabupaten Probolinggo agar penghargaan ini dapat menjadi sebuah acuan dan motivasi agar supaya Pemerintah Kabupaten Probolinggo menjadi lebih baik lagi kedepannya. (y0n)