Sunday, April 14, 2024
Depan > Pemerintahan > Pemkab Probolinggo Komitmen Dukung Tol Paspro Seksi 4

Pemkab Probolinggo Komitmen Dukung Tol Paspro Seksi 4

Reporter : Hendra Trisianto
PROBOLINGGO – Ruas Tol Pasuruan-Probolinggo (Paspro) seksi 4 ditarget rampung pada Maret tahun depan. Pemkab Probolinggo siapkan sarana penunjang agar jalan tol segera beroperasi.

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) RI terus mendorong percepatan penyelesaian pembangunan Jalan Tol Trans Jawa ruas Pasuruan-Probolinggo (Paspro) Seksi 4.

Seksi dengan panjang 12,3 km itu bakal melengkapi Seksi 1-3 yang telah diresmikan Presiden Joko Widodo pada 2019 silam. Kehadiran jalan tol ini dapat mengurangi biaya logistik dan meningkatkan daya saing produk dalam negeri. Karena terhubung dengan kawasan-kawasan produktif seperti kawasan industri, pariwisata, bandara dan pelabuhan.

“Selain mendukung akses wisata, Tol Paspro juga akan memperlancar mobilisasi kegiatan bongkar muat logistik di Pelabuhan Tanjung Tembaga Probolinggo. Bahkan juga wilayah di sekitarnya seperti Situbondo, Bondowoso, Lumajang Pasuruan dan Malang, sehingga mendukung pertumbuhan ekonomi di Jawa Timur,” kata Menteri PUPR Basuki Hadimuljono.

Agar operasionalnya berjalan maksimal, Pemkab Probolinggo mempersiapkan sarana prasarana pendukung. Seperti memperlancar proses tukar guling tanah kas desa yang terkena proyek strategis nasional itu. Hal itu, dipertegas dengan adanya penandatanganan berita acaranya pada Senin lalu.

“Ini adalah salah satu wujud komitmen Pemerintah Daerah dan PPK Proyek Jalan Tol Paspro untuk memberikan yang terbaik kepada warga masyarakat dan pemerintah desa yang lahannya dilalui proyek,” kata Wakil Bupati Probolinggo, HA. Timbul Prihanjoko, Sabtu (10/12/2022).

Wabup Timbul yakin, pembangunan jalan Tol Paspro yang melewati wilayah Kabupaten Probolinggo memberikan manfaat bagi warga. Terutama dalam peningkatan ekonomi masyarakat.

“Kita semua berharap proyek jalan tol ini berdampak positif pada pertumbuhan perekonomian dan peningkatan kesejahteraan rakyat, khususnya masyarakat Kabupaten Probolinggo,” ujarnya penuh keyakinan.

Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Danang Parikesit mengatakan kehadiran Tol Paspro dapat mengurangi sekitar 50-60 persen kepadatan di jalan nasional Pasuruan-Probolinggo. “Juga menjadi akses alternatif jalur wisata Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Bromo-Tengger-Semeru,” ucapnya.

Tol Paspro memilki total panjang 43,75 km terdiri 4 seksi yakni Seksi 1 Grati Pasuruan-Tongas sepanjang 13,5 km, Seksi 2 Tongas-Probolinggo Barat sepanjang 6,9 km, Seksi 3 Probolinggo Barat-Probolinggo Timur sepanjang 10,9 km, Seksi 4A Probolinggo Timur-Gending sepanjang 8,5 km dan Seksi 4B sepanjang 3,8 km.

Untuk Seksi 1-3 sepanjang 30,3 km telah beroperasi sejak 2019 dengan pengelola PT Trans-Jawa Paspro Jalan Tol. Sedangkan Seksi 4 Probolinggo Timur masih dalam tahap konstruksi.

Ditargetkan selesai Maret 2023. Pembangunan Tol Paspro dikerjakan oleh kontraktor PT Waskita Karya dengan nilai investasi Rp. 6,3 triliun dengan hak konsesi selama 50 tahun. (dra)