Wednesday, October 27, 2021
Depan > Kemasyarakatan > Pemkab-PG Gending Gelar Operasi Pasar Komoditi Gula

Pemkab-PG Gending Gelar Operasi Pasar Komoditi Gula

Reporter : Syamsul Akbar
KRAKSAAN – Sebagai bentuk respon atas naiknya harga gula, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) bekerja sama dengan PTPN XI dalam hal ini Pabrik Gula (PG) Gending menggelar operasi pasar untuk komoditi gula di Pasar Sebaung Kecamatan Gending dan Pasar Semampir Kecamatan Kraksaan, Senin (27/1/2020).

Operasi pasar komoditi gula ini dilakukan karena harga gula sejak beberapa hari terakhir sudah naik drastis hingga mencapai Rp 14.000 per kilogram. Harga inipun telah melampaui Harge Eceran Tertinggi (HET) yang sudah ditetapkan pemerintah seharga Rp 12.500 per kilogram.

Situasi itu menjadi perhatian Disperindag Kabupaten Probolinggo yang memang intens memantau harga-harga kebutuhan pokok di pasaran ini bergerak dengan menggelar operasi pasar komoditi gula.

Untuk operasi pasar komoditi gula ini, Pemkab Probolinggo dan PG Gending telah menyiapkan gula pasir sebanyak 1 ton untuk 2 (dua) pasar tradisional. Yakni, Pasar Sebaung sebanyak 500 kg dan Pasar Semampir sebanyak 500 kg. Setiap orang hanya diperbolehkan membeli sebanyak 2 kilogram dengan harga per kilogramnya sebesar Rp 11.500.

Begitu dibuka, operasi pasar komoditi gula ini langsung diserbu oleh masyarakat. Sehingga tak ayal dalam hitungan kurang dari 1 (satu) jam, 500 kilogram gula pasir tersebut langsung ludes diborong oleh masyarakat.

Kepala Disperindag Kabupaten Probolinggo Dwijoko Nurjayadi mengatakan harga eceran gula pasir di sejumlah pasar tradisional memang sudah mengalami kenaikan harga sejak awal bulan Januari 2020. Hal ini disebabkan kebutuhan masyarakat yang meningkat tidak berbanding lurus dengan stok gula yang tersedia.

“Sesuai dengan hukum permintaan, semakin tinggi permintaan, maka harga akan naik. Hal ini dikarenakan stok yang tersedia terbatas. Gula memang sudah menjadi kebutuhan pokok masyarakat,” katanya.

Menurut Joko, operasi pasar komoditi gula ini dilakukan untuk menstabilkan harga gula di pasaran. Dengan menggandeng PG Gending, pihaknya mendroping gula pasir sebanyak 1 ton untuk Pasar Sebaung dan Pasar Semampir.

“Ternyata operasi pasar untuk komoditi gula ini merupakan program dari Disperindag Provinsi Jawa Timur. Tujuannya supaya permintaan pembeli akan komoditi gula bisa segera terpenuhi. Mudah-mudahan kegiatan ini bisa memberikan manfaat bagi masyarakat akan komoditi gula dengan harga murah untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari,” harapnya. (wan)