Wednesday, December 1, 2021
Depan > Pendidikan > Pemenang Lomba Menulis Best Practice Terima Penghargaan

Pemenang Lomba Menulis Best Practice Terima Penghargaan

Reporter : Mujiono
GENDING – Sebagai tindak lanjut Gerakan Ayo Membangun Madrasah (Geramm) terdapat beberapa kegiatan pendukung, salah satunya berupa lomba menulis pengalaman terbaik dalam mengajar (best practice) yang dilaksanakan seminggu yang lalu, tepatnya 22 Januari 2020 yang diikuti oleh para guru pengajar se-Kabupaten Probolinggo.

Penghargaan bagi para pemenang lomba menulis best practice tersebut diserahkan pada kegiatan Gerakan RA/Madrasah, Membaca, Menulis dan Berkarya yang digelar oleh Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Probolinggo di Obyek wisata Pantai Bentar Desa Curahsawo Kecamatan Gending Kabupaten Probolinggo.

Menulis pengalaman terbaik dalam mengajar (best practice) dimaksudkan bahwa karya tulis yang telah menceritakan pengalaman terbaiknya dalam menyelesaikan sebuah permasalahan dihadapi oleh pendidik dan tenaga kependidikan, sehingga nantinya dapat memperbaiki mutu layanan kependidikan dan pembelajarannya.

Sebanyak 9 (sembilan) karya terbaik pemenang lomba menulis pengalaman terbaik dalam mengajar (best practice) diantaranya Izzati Sholehatin dari MTsN 1 Probolinggo, Taufikur Rahman dari MAN 1 Probolinggo, Ruma Wisata dari MIN 2 Probolinggo, Siti Suhaimi dari RA Nawa Kartika Leces, Sumiati dari MI Raudhlatul Jannah 2 Maron, Abdullah dari MTs Nurul Qodim Paiton, Siti Munawaroh dari MTsN 1 Probolinggo, Samsul Hadi dari MTs Maulana Ishak Gending dan Nur Fadilah dari RA Al – Hidmah Maron.

Penghargaan bagi para pemenang lomba menulis best practice ini diserahkan oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekretaris Daerah Kabupaten Probolinggo Tutug Edi Utomo didampingi oleh Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Probolinggo Santoso.

Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekretaris Daerah Kabupaten Probolinggo Tutug Edi Utomo menyatakan dengan adanya lomba ini para guru dapat menyampaikan sebuah pengalaman terbaiknya selama melaksanakan tugasnya. Dan kegiatan ini merupakan pengembangan keprofesian berkelanjutan. Melalui lomba penulisan best practice ini diharapkan dapat meningkatkan motivasi dan kompetensi guru terhadap pengalaman terbaiknya.

“Dengan slogan Gerakan Ayo Membangun Madrasah (Geramm), para guru pendidik madrasah di Kabupaten Probolinggo diharapkan untuk selalu berinovasi dan berkreativitas secara berkelanjutan, menumbuhkembangkan rasa bangga akan profesinya, mendiseminasikan best practice (pengalaman terbaik) selama menjalankan tugas turut memajukan kualitas pendidikan Indonesia,” katanya.

Sementara Ketua Tim Gerakan Ayo Membangun Madrasah (Geramm) Harsoyo Mukhtar menyampaikan ungkapan terima kasih kepada para peserta yang mengikuti lomba menulis pengalaman terbaik dalam mengajar (best practice). “Semoga lomba ini bisa menjadi sebuah motivasi yang akan menjadikan sebuah pembelajaran dan pengetahuan kedepannya,” harapnya. (y0n)