Depan > Informasi Layak Anak > Tingkatkan Pembelajaran dengan Numerasi yang Menyenangkan

Tingkatkan Pembelajaran dengan Numerasi yang Menyenangkan

Reporter : Syamsul Akbar
PAJARAKAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo melalui Dinas Pendidikan (Dispendik) menggelar kegiatan bertajuk peningkatan pembelajaran dengan numerasi yang menyenangkan di SDN Karanggeger 1 Kecamatan Pajarakan, Rabu dan Kamis (15-16/12/2021).

Kegiatan yang diikuti oleh 60 orang guru Matematika kelas tinggi ini menghadirkan narasumber Ketua Koordinator Wilayah (Korwil) Bidang Pendidikan Kecamatan Pajarakan Diyah Amiyah Lindayani dan Ketua Korwil Bidang Pendidikan Kecamatan Besuk Jamhuri.

Kepala Dispendik Kabupaten Probolinggo Fathur Rozi melalui Kasi Kurikulum dan Penilaian SD Like Lidyawati Kedua narasumber ini memang sangat giat di mata pelajaran Matematika, sehingga sangat tepat kalau mengajak para guru membuat inovasi dan praktik baik terkait dengan upaya agar numerasi tidak menjadi hal yang menakutkan bagi siswa tetapi dibuat berbagai pola agar lebih menyenangkan.

“Kegiatan ini asyik diikuti oleh guru-guru karena mereka berkolaborasi dan sharing dengan saling menyampaikan beragam pengalaman dan temuan yang pernah dibelajarkan pada siswanya,” katanya.

Menurut Like, para guru Matematika ini dihadirkan agar mereka mampu mengevaluasi ANBK (Assesment Nasional Berbasis Komputer) yang sudah berjalan bulan yang lalu. Dimana soal yang muncul untuk siswa lebih banyak pada penalaran dan memaknai kalimat Matematika.

“Hal ini jelas banyak kendala bagi siswa kita, mengingat literasi dan numerasi siswa kita masih kurang sehingga perlu latihan yang sering untuk bisa mengantar kesuksesan dari peserta didik kita,” terangnya.

Like menambahkan kegiatan ini bertujuan untuk menggiatkan guru kelas tinggi agar mengajak berfikir kritis dalam konteks memahami dan menggunakan Matematika secara aplikatif kepada siswa untuk mengatasi permasalahan Matematika serta mampu menjelaskannya.

“Mari kita budayakan anak-anak menyenangi latihan soal yang berhubungan dengan aplikasi dalam kehidupan sehari-hari karena dengan demikian mereka akan mmpu menyampaikan hitung Matematika secara cepat jika kemampuan berbahasa peserta didik sudah terlatih,” pungkasnya. (wan)