Depan > Pendidikan > Pengurus Forum Tutor Pendidikan Kesetaraan Nasional Resmi Dilantik

Pengurus Forum Tutor Pendidikan Kesetaraan Nasional Resmi Dilantik

Reporter : Syamsul Akbar
KRAKSAAN – Pengurus Dewan Pengurus Cabang (DPC) Forum Tutor Pendidikan Kesetaraan Nasional Kabupaten Probolinggo masa bhakti 2022-2027 resmi dilantik dan dikukuhkan di aula Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Kraksaan, Sabtu (30/7/2022).

Pelantikan ini dipimpin oleh Ketua DPD Forum Tutor Pendidikan Kesetaraan Nasional Provinsi Jawa Timur Badeli. Dalam kepengurusan ini, Dewi Agustin dari PKBM Barokah dipercaya sebagai ketua dengan Penasehat Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Probolinggo dan Pembina adalah Ketua FK-PKBM Kabupaten Probolinggo Bambang Muljono.

Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Bidang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Pendidikan Non Formal (PNF) Disdikbud Kabupaten Probolinggo Sulastri didampingi Analis Kebijakan Muda PAUD PNF Disdikbud Kabupaten Probolinggo Yuli Agus, Kepala SKB Kraksaan Herry Eko Purnomo dan Ketua FK-PKBM Kabupaten Probolinggo Bambang Muljono.

Ketua DPD Forum Tutor Pendidikan Kesetaraan Nasional Provinsi Jawa Timur Badeli menyampaikan pelantikan pengurus DPC Forum Tutor Pendidikan Kesetaraan Nasional Kabupaten Probolinggo ini merupakan yang kedua di Jawa Timur setelah Kota Kediri.

“Kami mengharapkan untuk Forum Tutor Pendidikan Kesetaraan di Kabupaten Probolinggo ini menjaga persatuan dan kesatuan diantara sesama tutor, PKBM, SKB dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Probolinggo. Harus selalu bersinergi sehingga ada kesamaan langkah dalam memajukan pendidikan kesetaraan di Kabupaten Probolinggo,” ujarnya.

Badeli meminta agar seluruh tutor ini selalu menjalankan tugas dan amanahnya secara ikhlas. Dengan demikian apa yang dilakukan bisa dicatat sebagai amal ibadah oleh Allah SWT. “Kami meminta agar SKB Kraksaan bisa memberikan pembinaan kepada para tutor pendidikan kesejahteraan sehingga bisa menjadi tutor handal dan menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya,” tegasnya.

Sementara Kepala Bidang PAUD, PNF Disdikbud Kabupaten Probolinggo Sulastri mengharapkan agar pengurus DPC Forum Tutor Pendidikan Kesetaraan Nasional Kabupaten Probolinggo ini menadi pengurus yang amanah.

“Saya mengucapkan terima kasih dan bersyukur karena tutor pendidikan kesetaraan sudah memiliki wadah yang resmi. Harapan kami tutor ini bisa menjalankan tugasnya sesuai dengan AD/ART yang ditetapkan,” katanya.

Sulastri mengajak dengan adanya forum tutor untuk bersama-sama bagaimana bisa meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan kesetaraan di Kabupaten Probolinggo. “Alhamdulillah, selama ini di Kabupaten Probolinggo koordinasi, komunikasi dan sinergi antara Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Probolinggo dengan tutor sudah berjalan dengan baik dan harmonis. Semoga dengan adanya wadah ini semua aspirasi yang ada bisa dibicarakan dengan baik untuk menciptakan mutu dan kualitas pendidikan kesetaraan di Kabupaten Probolinggo,” jelasnya.

Menurut Sulastri, saat ini indeks pendidikan Kabupaten Probolinggo di Jawa Timur masih berada di level bawah. Ini merupakan PR (Pekerjaan Rumah) yang sangat berat. Padahal selama ini Disdikbud Kabupaten Probolinggo sudah banyak melakukan terobosan demi meningkatkan indeks pendidikan.

“Untuk meningkatkan indeks pendidikan ini, pendidikan kesetaraan ini sudah ada 6 PKBM yang mendapatkan bantuan dari Baznas Kabupaten Probolinggo. Selain itu juga ada bantuan dari APBD untuk 11 PKBM melalui dana hibah mulai tahun 2021. Ini merupakan bentuk kepedulian untuk mendongkrak supaya indeks pendidikan di Kabupaten Probolinggo bisa meningkat,” tegasnya.

Sulastri menegaskan saat ini masyarakat masih belum percaya jika ada pendidikan kesetaraan di PKBM dan SKB. Oleh sebab itu, sebagai pendidik pendidikan kesetaraan semua harus dirembug bagaimana masyarakat percaya jika di PKBM dan SKB ada pendidikan kesetaraan.

“Mohon kekompakan dan kerja samanya, jangan putus komunikasi. Harapannya melalui tutor ini bisa menutupi kekurangan yang ada selama ini dan pendidikan kesetaraan bisa menjadi contoh dalam meningkatkan indeks pendidikan di Kabupaten Probolinggo. Yakinkan masyarakat jika di PKBM dan SKB ada pendidikan kesetaraan. Dengan demikian pendidikan kesetaraan tidak dipandang sebelah mata, minimal sejajar dengan pendidikan formal,” pungkasnya. (wan)