Friday, May 24, 2024
Depan > Kemasyarakatan > Pemkab Bersama Masyarakat Desa Sumbersuko Peringati Harganas 2022

Pemkab Bersama Masyarakat Desa Sumbersuko Peringati Harganas 2022

Reporter : Mujiono
DRINGU – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) bersama masyarakat Desa Sumbersuko memperingati Hari Keluarga Nasional (Harganas) 2022, Rabu (29/6/2022) di Kantor Desa Sumbersuko Kecamatan Dringu Kabupaten Probolinggo.

Peringatan Harganas 2022 ini dihadiri Ketua TP PKK Kabupaten Probolinggo Hj. Nunung Timbul Prihanjoko beserta pengurus, Kepala DP3AP2KB Kabupaten Probolinggo dr. Anang Budi Yoelijanto, Camat Dringu Ulfiningtyas dan jajaran Forkopimka Dringu. Hadir pula anggota Komisi X DPR RI M. Hoirul Amri dan anggota DPRD Kabupaten Probolinggo Rika Aprilia Wijayanti.

Tahun ini, peringatan Harganas mengambil tema “Ayo Cegah Stunting”, agar keluarga bebas stunting memiliki makna untuk menurunkan angka kekerdilan anak (stunting) secara nasional sesuai dengan Instruksi Presiden Nomor 3 Tahun 2022 Tentang Optimalisasi Penyelenggaraan Kampung Keluarga Berkualitas.

Peringatan Harganas ini diawali dengan kegiatan senam sehat pada pukul 06.30 WIB. Dilanjutkan dengan jalan sehat. Kegiatan lain pada momentum ini adalah donor darah yang dilaksanakan di Kantor Desa Sumbersuko.

Ketua TP PKK Kabupaten Probolinggo Hj. Nunung Timbul Prihanjoko menjelaskan kegiatan ini merupakan momentum untuk menurunkan angka stunting secara Nasional. Selain itu, juga menjadi ajang konsolidasi dan koordinasi tim percepatan penurunan stunting dan menurunkan pravalensai stunting menjadi 14% di tahun 2022.

“Atas peran serta kader PKK Desa Sumbersuko Kecamatan Dringu ini telah melaksanakan kegiatan unggulan berupa donor darah, jalan sehat hingga merintis kampung tajwid sebagai semarak kampung KB dan pelayanan KB serentak,” katanya.

Menurut Nunung, para kader dan pemangku kepentingan mulai dari bawah menjadi pelopor perubahan dalam gerakan PKK. Hal itu, untuk menjadikan keluarga Indonesia menjadi keluarga berkualitas.

“Harapannya, para kader PKK mampu berinovasi dalam menciptakan unit keluarga yang mandiri, tentram, damai dan sejahtera. Seperti yang telah dilakukannya yaitu ada dapur sehat atasi stunting dan kegiatan kegiatan lainnya,” tegasnya.

Sementara Kepala Desa Sumbersuko Rini Handayani menyampaikan kegiatan peringatan Harganas yang bertema pencegahan stunting ini sangat bermanfaat bagi masyarakat. “Terlebih sebagai motivasi bagi anak-anak muda agar supaya tidak melakukan perkawinan pada usia dini yang nantinya mengakibatkan kondisi kesehatan bayi tidak normal (stunting) dan berdampak adanya peningkatan angkatan perceraian,” ungkapnya. (y0n)