Thursday, October 8, 2026
Depan > Kemasyarakatan > PCNU Kraksaan Matangkan Empat Program Prioritas Organisasi

PCNU Kraksaan Matangkan Empat Program Prioritas Organisasi

BANYUANYAR – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kraksaan mulai mematangkan sejumlah program strategis yang akan menjadi fokus organisasi dalam waktu dekat. Berbagai agenda tersebut dibahas dalam rapat yang digelar di Pondok Pesantren Nahdlatut Thalibin Desa Blado Wetan Kecamatan Banyuanyar, Sabtu (25/7/2026).

Rapat dihadiri Rais Syuriyah PCNU Kraksaan KH Abdul Wasik Hannan bersama jajaran Syuriyah, Ketua Tanfidziyah PCNU Kraksaan KH Chafidzul Hakim Noer dan Sekretaris PCNU Kraksaan H. Ahmad Fawaid.

Dalam rapat tersebut, PCNU Kraksaan menetapkan empat agenda prioritas yang akan menjadi fokus organisasi, yakni persiapan menghadapi Muktamar Nahdlatul Ulama ke-35, penguatan pelaksanaan Lailatul Ijtima’, optimalisasi kaderisasi serta penguatan peran Lembaga Amil Zakat, Infak dan Sedekah Nahdlatul Ulama (LAZISNU).

Rais Syuriyah PCNU Kraksaan KH Abdul Wasik Hannan mengatakan seluruh jajaran harus mulai mempersiapkan diri menghadapi Muktamar NU ke-35 yang dijadwalkan berlangsung di Jombang pada 27 hingga 31 Agustus 2026.

Menurutnya, muktamar merupakan agenda tertinggi organisasi yang membutuhkan kesiapan seluruh elemen Nahdlatul Ulama agar dapat memberikan kontribusi terbaik bagi perkembangan jam’iyah.

“Persiapan menuju Muktamar NU ke-35 harus dilakukan sejak sekarang. Seluruh jajaran diharapkan mempersiapkan diri secara maksimal agar dapat berpartisipasi aktif dan memberikan kontribusi terbaik dalam menyukseskan agenda tertinggi Nahdlatul Ulama,” katanya.

Selain itu, PCNU Kraksaan juga akan memperkuat pelaksanaan Lailatul Ijtima’ sebagai media mempererat ukhuwah dan konsolidasi organisasi. Kegiatan tersebut direncanakan digelar setiap tiga bulan sekali di tingkat PCNU, sementara di 14 Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) akan dilaksanakan secara bergiliran. “Forum tersebut tidak hanya menjadi wadah silaturahmi, tetapi juga sarana memperkuat semangat keagamaan dan kebangsaan di tengah masyarakat,” jelasnya.

Rais Syuriyah PCNU Kraksaan KH. Abdul Wasik Hannan bersama jajaran Syuriyah dan Ketua Tanfidziyah PCNU Kraksaan KH. Chafidzul Hakim Noer. (Foto : PCNU Kraksaan)

Agenda berikutnya adalah penguatan kaderisasi. PCNU Kraksaan menilai kaderisasi merupakan investasi jangka panjang yang sangat penting untuk mencetak kader Nahdlatul Ulama yang memiliki integritas, kapasitas, militansi dan mampu melanjutkan estafet perjuangan organisasi.

“Pengkaderan harus terus diperkuat, baik pada jenjang dasar maupun menengah. Dengan kaderisasi yang baik, Nahdlatul Ulama akan memiliki generasi penerus yang siap melanjutkan perjuangan organisasi sekaligus memberikan manfaat bagi umat,” terangnya.

Rapat juga menekankan pentingnya memaksimalkan peran LAZISNU dalam menghimpun zakat, infak dan sedekah, sekaligus meningkatkan kualitas pendistribusiannya agar lebih tepat sasaran, transparan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Kiai Wasik menegaskan penguatan LAZISNU bukan hanya bertujuan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, tetapi juga menjadi salah satu pilar kemandirian organisasi dalam menjalankan berbagai program sosial dan keumatan.

“LAZISNU diharapkan menjadi salah satu pilar kemandirian organisasi sekaligus wujud nyata kepedulian sosial Nahdlatul Ulama. Karena itu penghimpunan dan pendistribusian zakat, infak serta sedekah harus terus diperkuat agar manfaatnya semakin dirasakan masyarakat,” tegasnya.

Melalui rapat koordinasi tersebut, PCNU Kraksaan berharap seluruh program prioritas dapat berjalan secara optimal dengan dukungan seluruh pengurus di semua tingkatan. Persiapan Muktamar NU ke-35, penguatan Lailatul Ijtima’, kaderisasi yang berkelanjutan serta optimalisasi LAZISNU diharapkan semakin memperkokoh peran Nahdlatul Ulama dalam bidang keagamaan, sosial dan pemberdayaan umat di Kabupaten Probolinggo. ***

Penulis : Syamsul Akbar
Editor : Tim Bromo Info