Friday, May 24, 2024
Depan > Informasi Layak Anak > Konfercab IPNU XXI dan IPPNU XX Usung Tema Kolaborasi Pelajar NU

Konfercab IPNU XXI dan IPPNU XX Usung Tema Kolaborasi Pelajar NU

Reporter : Syamsul Akbar
LECES – Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Puteri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kabupaten Probolinggo menggelar konferensi cabang (konfercab) IPNU XXI dan IPPNU XX di Kantor PCNU Kabupaten Probolinggo di Desa Warujinggo Kecamatan Leces, Minggu (9/10/2022).

Konfercab yang mengambil tema “Kolaborasi Pelajar NU Menuju Kabupaten Probolinggo Maju” dan diikuti oleh seluruh pelajar NU dan majelis alumni IPNU dan IPPNU Kabupaten Probolinggo.

Kegiatan yang dibuka oleh Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Probolinggo Kiai Abdul Hamid ini dihadiri oleh Ketua PW IPNU Jawa Timur Fakhrul Irfansyah, Ketua PC Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Probolinggo Misbahul Munir, Sekretaris PC Fatayat NU Kabupaten Probolinggo Sofia Maharani serta Ketua PC IPNU-IPPNU se tapal kuda.

Konfercab IPNU XXI dan IPPNU XX ini juga diisi dengan pengumuman IPNU-IPPNU Awards. Puncaknya akan dilakukan pemilihan Ketua PC IPNU-IPPNU Kabupaten Probolinggo masa khidmat 2022-2024.

Ketua PC IPNU Kabupaten Probolinggo M. Syaiful Rijal mengaku sangat bersyukur segenap program telah dilaksanakan sebagaimana yang tertuang dalam program kerja dan capaian terbesar lainnya bisa mendapatkan nilai akreditasi A oleh Pimpinan Pusat IPNU.

“Mari jadikan konferensi ini sebagai ajang silaturahmi pelajar NU se-Kabupaten Probolinggo dan merumuskan arah organisasi ke depan serta pamit undur diri. Semoga di kepengurusan yang baru bisa melanjutkan trend positif dan menambah inovasi sesuai tantangan zaman,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Ketua PC IPPNU Kabupaten Probolinggo Hanifah Parawansah. Menurutnya, satu periode kepengurusan PC IPPNU Kabupaten Probolinggo hasil amanat Konfercab XIX selama rentang 2020-2022 telah terlewati dengan baik, dengan segenap kelebihan dan kekurangannya.

“Apa yang telah dilakukan selama periode tersebut tentunya menjadi catatan, pelajaran dan evaluasi kita bersama supaya di kepengurusan berikutnya dapat menjadi lebih baik, lebih berprestasi dan lebih unggul dari pada sebelumnya,” ungkapnya.

Selama periode kepengurusannya jelas Hanifah, cukup banyak gebrakan program yang harapannya dapat dilanjutkan oleh periode kepengurusan berikutnya. Di antaranya mendirikan dan mengaktifkan kembali PAC IPPNU yang vakum, pengawalan kaderisasi di PAC, PR dan PK, pelatihan jurnalistik, pelatihan desain dan lain sebagainya.

“Dua tahun kepengurusan tidaklah cukup untuk membangun fondasi kaderisasi IPPNU yang kokoh, baik di tingkat cabang, anak cabang maupun ranting dan komisariat. Karena itu, estafet kepengurusan dan kepemimpinan yang berkelanjutan, dinamis, uptodate dengan perkembangan waktu adalah tantangan bersama, baik bagi alumni maupun pengurus berikutnya,” tegasnya.

Sementara Ketua PW IPNU Jawa Timur Fakhrul Irfansyah berpesan kepada kepengurusan IPNU dimanapun berada khususnya Kabupaten Probolinggo untuk memegang teguh dua hal yakni kuat dalam internal dan kuat dalam eksternal.

“Sekarang kita kebanjiran anak muda Gen Z dan Generasi Millenial yang mana harus mengemas organisasi seciamik mungkin agar ikut terlihat dan mampu memikat hati para kader muda NU,” pintanya.

Sedangkan Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Probolinggo Kiai Abdul Hamid mengatakan IPNU dan IPPNU merupakan penerus dari perjuangan Nahdlatul Ulama (NU). Oleh karena itu, diharapkan melaksanakan konferensi dengan musyawarah yang baik.

“Kami sangat terbantu dengan adanya IPNU dan IPPNU, khususnya di Kabupaten Probolinggo. Kami berharap IPNU dan IPPNU menjadi agen akhlak di kalangan remaja di Kabupaten Probolinggo,” harapnya. (wan)