KRAKSAAN – Kementerian Haji dan Umroh (Kemenhaj) Kabupaten Probolinggo memperingati Hari Khidmat ke-1 melalui upacara sederhana namun penuh khidmat di depan Kantor Kemenhaj Kabupaten Probolinggo di Jalan Dr. Saleh Desa Sumberlele Kecamatan Kraksaan, Selasa (8/9/2026) pagi.
Upacara yang dimulai sekitar pukul 07.30 WIB tersebut diikuti seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) Kemenhaj Kabupaten Probolinggo, perwakilan calon jamaah haji serta seluruh Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umroh (KBIHU) se-Kabupaten Probolinggo.
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Kemenhaj Kabupaten Probolinggo Moh. Barzan dengan pemimpin upacara Kasubag Tata Usaha (TU) Kemenhaj Kabupaten Probolinggo Ervin Syarif Arifin.
Peringatan Hari Khidmat ini menjadi momentum penting karena merupakan upacara pertama yang dilaksanakan sejak berdirinya Kementerian Haji dan Umroh. Meski digelar secara sederhana, kegiatan tersebut berlangsung penuh makna sebagai bentuk refleksi atas tugas dan tanggung jawab lembaga dalam memberikan pelayanan kepada jamaah.
Kepala Kemenhaj Kabupaten Probolinggo Moh. Barzan menyampaikan penggunaan istilah “Hari Khidmat” memiliki makna khusus. Khidmat dimaknai sebagai bentuk pengabdian dan pelayanan yang menjadi tugas utama seluruh jajaran Kemenhaj.

“Ini merupakan pelaksanaan upacara yang pertama sejak berdirinya Kementerian Haji dan Umroh. Walaupun kita laksanakan secara sederhana, tetapi penuh khidmat dan makna,” ujarnya.
Menurutnya, istilah Hari Khidmat sengaja digunakan untuk memberikan penekanan bahwa keberadaan Kemenhaj tidak terlepas dari semangat mengabdi dan memberikan pelayanan terbaik kepada jamaah haji dan umroh.
“Hari lahir Kemenhaj menggunakan istilah Hari Khidmat untuk memberikan penekanan bahwa seluruh ASN Kemenhaj tugas utamanya adalah berkhidmat, mengabdi dan melayani jamaah haji dan umroh,” jelasnya.
Pelayanan tersebut lanjutnya, tidak hanya berorientasi pada aspek administrasi penyelenggaraan ibadah. Lebih dari itu, seluruh jajaran Kemenhaj dituntut memastikan jamaah memperoleh ketenangan dan kenyamanan selama menjalankan rangkaian ibadah. “Harapannya pelayanan yang kita berikan dapat menjaga ketenangan, kenyamanan, kesehatan dan kemabruran jamaah haji dan umroh,” tegasnya.
Ia menyampaikan, meskipun Kementerian Haji dan Umroh merupakan kementerian yang relatif baru, berbagai upaya peningkatan pelayanan telah dilakukan. Hal tersebut salah satunya tercermin dari capaian penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026.

Menurutnya, pelaksanaan haji tahun 2026 menjadi salah satu evaluasi awal bagi Kemenhaj dalam mengukur kualitas pelayanan yang diberikan kepada jamaah. Berdasarkan hasil yang disampaikan dalam peringatan tersebut, indeks kepuasan jamaah haji mencapai 94 persen.
“Walaupun Kemenhaj merupakan kementerian baru, tetapi kita sudah membuktikan diri dalam pelaksanaan haji tahun 2026 dengan mendapatkan indeks kepuasan jamaah haji sebesar 94 persen,” ungkapnya.
Capaian tersebut menjadi motivasi bagi jajaran Kemenhaj untuk tidak berhenti melakukan pembenahan. Evaluasi terhadap pelayanan akan terus dilakukan agar penyelenggaraan haji dan umroh pada tahun-tahun mendatang dapat semakin baik. “Tahun-tahun berikutnya Kemenhaj akan semakin berbenah untuk mencapai yang terbaik,” tambahnya.
Peringatan Hari Khidmat ke-1 tersebut sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat komitmen seluruh jajaran Kemenhaj Kabupaten Probolinggo. Dengan melibatkan ASN, calon jamaah haji dan KBIHU, kegiatan ini diharapkan semakin memperkuat sinergi dalam mewujudkan pelayanan haji dan umroh yang nyaman, aman, sehat serta berorientasi pada kepuasan jamaah. ***
Penulis : Syamsul Akbar
Editor : Tim Bromo Info
