TONGAS – PC Fatayat NU Kabupaten Probolinggo bersama Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Probolinggo mendorong generasi muda memahami pentingnya kesiapan sebelum memasuki kehidupan perkawinan.
Upaya tersebut dilakukan melalui sosialisasi pendewasaan usia perkawinan yang digelar di Kecamatan Tongas, Kamis (17/9/2026). Kegiatan diikuti sekitar 80 peserta yang terdiri dari santri PPTQ An Nur serta siswa SMP-SMK Mambaul Islam.
Ketua PC Fatayat NU Kabupaten Probolinggo Sofia mengatakan edukasi kepada generasi muda perlu dilakukan sejak dini agar mereka memiliki pemahaman yang baik dalam merencanakan masa depan, termasuk ketika nantinya memasuki kehidupan berkeluarga.
“Pendewasaan usia perkawinan bukan hanya persoalan usia, tetapi bagaimana memastikan generasi muda memiliki kesiapan dan perencanaan kehidupan. Mereka perlu diberi ruang untuk tumbuh, belajar, menyelesaikan pendidikan dan mempersiapkan masa depan dengan baik,” katanya.
Menurutnya, kesiapan tersebut mencakup berbagai aspek, mulai dari pendidikan, kesehatan, psikologis, sosial hingga kemampuan merencanakan kehidupan keluarga. “Edukasi tidak cukup dilakukan oleh satu pihak, tetapi membutuhkan kolaborasi lintas sektor,” lanjutnya.
Sofia menekankan pentingnya kerja sama antara pemerintah, organisasi perempuan, pesantren dan lembaga pendidikan agar edukasi kepada generasi muda dapat dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan.
Sementara Ketua LKP3A PC Fatayat NU Kabupaten Probolinggo Athik Hosniati mengungkapkan kesiapan menjadi salah satu fondasi penting dalam membangun keluarga. “Mempersiapkan perkawinan berarti mempersiapkan kehidupan setelahnya. Karena itu, generasi muda perlu memahami pentingnya kematangan diri, kesehatan, pendidikan serta kemampuan mengambil keputusan secara bertanggung jawab,” ujarnya.
Di tingkat kecamatan, Ketua PAC Fatayat NU Tongas Reny Nurmazidah menilai sosialisasi tersebut menjadi momentum untuk memperkuat edukasi yang dekat dengan kehidupan generasi muda.
“Kami berharap kegiatan ini dapat membuka wawasan dan menjadi bekal bagi peserta dalam menyusun rencana masa depan. PAC Fatayat NU Tongas akan terus mendukung kegiatan edukasi yang memberikan manfaat nyata bagi generasi muda,” tuturnya.
Kegiatan berlangsung interaktif melalui penyampaian materi dan diskusi bersama peserta. Forum tersebut memberikan ruang bagi generasi muda untuk memahami bahwa perencanaan kehidupan sebelum perkawinan tidak hanya berkaitan dengan kesiapan usia, tetapi juga kematangan diri dan kemampuan mengambil keputusan.
Kolaborasi antara PC Fatayat NU Kabupaten Probolinggo dan DP3AP2KB Kabupaten Probolinggo tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkuat kesadaran generasi muda mengenai pentingnya mempersiapkan kehidupan keluarga secara matang.
PC Fatayat NU Kabupaten Probolinggo berkomitmen terus mengambil bagian dalam berbagai ruang edukasi dan pemberdayaan yang menyentuh kebutuhan generasi muda. Langkah tersebut diharapkan dapat mendukung terbentuknya keluarga yang lebih siap serta generasi yang berkualitas di Kabupaten Probolinggo. ***
Penulis : Syamsul Akbar
Editor : Tim Bromo Info
