Friday, December 3, 2021
Depan > Kemasyarakatan > Fashion Show Batik Jatim, Ketua Dekranasda Peragakan Busana Batik Merak Mahkota

Fashion Show Batik Jatim, Ketua Dekranasda Peragakan Busana Batik Merak Mahkota

Reporter : Mujiono
SURABAYA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur bekerja sama dengan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Jawa Timur melalui Kriya Dekranasda JawaTimur 2020 menggelar Batik Bordir & Aksesoris Fair, Rabu (4/3/2020) di Exhibition Hall Grand City Surabaya.

Acara ini digelar bertepatan dengan peringatan HUT ke-40 Dekranasda Provinsi Jatim yang dibuka secara resmi oleh Arumi Bachsin Emil Dardak selaku Ketua Dekranasda Provinsi Jawa Timur. Pameran batik bordir maupun pameran aksesoris fair dilaksanakan selama 5 (lima) hari, 4 hingga 8 Maret 2020.

Tidak kalah menariknya, pada momentum seremonial Kriya Dekranasda Jawa Timur Batik Bordir dan Aksesoris Fair 2020 dimeriahkan dengan Fashion Batik yang bawakan oleh Ketua Dekranasda kabupaten/kota se-Jawa Timur. Untuk fashion show Kabupaten Probolinggo ditampilkan langsung oleh Ketua Dekranasda Hj. Nunung Timbul Prihanjoko.

Motif dan corak yang ditampilkan pada fashion tersebut adalah Motif Merak Mahkota karya Batik Prabulinggih karya Alex Satimin. Merak merupakan motif utama dalam motif batik ini melambangkan kemuliaan. Desain bunga dengan 5 (lima) mahkota melambangkan norma atau aturan yang harus melekat pada diri manusia yang biasa disebut Pancasila.

Batik Motif Merak Mahkota memakai bahan pewarna remasol melalui cara yang pertama dicanting bagian motif yang berwarna putih, lalu dicelup warna kuning agar goresan kedua berwarna kuning. Setelah diwarna, kain difiksasi menggunakan waterglass agar warnanya tidak luntur. Dilanjutkan pewarnaan kedua dengan cara colet sesuai warna yang diinginkan. Langkah selanjutnya adalah proses fiksasi kain dan yang terakhir dilorod.

Ketua Dekranasda Provinsi Jawa Timur Arumi Bachsin Emil Dardak menjelaskan dengan momentum HUT Dekranasda di tahun 2020 diharapkan diusia yang ke-40 Dekranasda dan Dekranas semakin memantapkan kiprahnya untuk menggali, melindungi, melestarikan, membina dan mengembangkan segi kerajinan berbasis nilai seni budaya bangsa.

“Melalui Dekranasda Provinsi Jawa Timur sebuah upaya untuk memfasilitasi para pengerajin binaan Dekranasda kabupaten maupun kota se-Jawa Timur untuk mempromosikan dan memasarkan produk-produk unggulannya. Selain itu, juga fokus pada peningkatan kualitas sumber daya manusia dan peningkatan kualitas produknya,” katanya.

Sementara Ketua Dekranasda Kabupaten Probolinggo Hj. Nunung Timbul Prihanjoko menyampaikan pameran ini sebagai ajang untuk memperkenalkan sekaligus mempromosikan hasil produk batik Kabupaten Probolinggo. Selain itu, fashion batik yang diperagakan merupakan sebuah hasil kreasi pengerajin batik dalam bentuk busana muslim khususnya. (y0n)