Tuesday, June 22, 2021
Depan > Kemasyarakatan > Pemkab-OJK Malang Gelar Pelatihan Digitalisasi UMKM

Pemkab-OJK Malang Gelar Pelatihan Digitalisasi UMKM

Reporter : Hendra Trisianto
PROBOLINGGO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo melalui Bagian Perekonomian dan SDA bekerja sama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Malang menggelar pelatihan digitalisasi UMKM di Kabupaten Probolinggo tahun 2020.

Pelatihan digitalisasi UMKM tersebut dibuka secara resmi oleh Bupati Probolinggo Hj. P. Tantriana Sari, SE di Pendopo Prasaja Ngesti Wibawa Kabupaten Probolinggo, Jum’at (23/10/2020) pagi.

Kegiatan yang diikuti oleh 20 orang peserta dari pelaku UMKM ini dihadiri oleh Kepala OJK Malang Sugiarto Kasmuri didampingi Founder Jagoan Indonesaia Dias Satria selaku narasumber pelatihan, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Ahmad Hasyim Ashari, Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Anung Widiarto serta Kepala Bagian Perekonomian dan SDA Susilo Isnadi.

Pelatihan ini rencananya dilaksanakan selama 3 (tiga) kali tatap muka (offline) pada tanggal 23, 26 dan 27 Oktober 2020 dan dilanjutkan pendampingan secara virtual selama 1 (satu) bulan oleh Tim Jagoan Indonesia.

Kepala Bagian Perekonomian dan SDA Setda Kabupaten Probolinggo Susilo Isnadi mengungkapkan pelatihan digitalisasi UMKM ini bertujuan untuk memberikan peningkatan ketrampilan dan layanan digital bagi pelaku usaha UMKM agar dapat beradaptasi dan berkembang khususnya di masa pandemi COVID-19.

“Harapannya meningkatkan wawasan para pelaku usaha UMKM dalam pemanfaatan dunia digital, meningkatkan ketrampilan dan layanan digital bagi pelaku usaha UMKM agar dapat beradaptasi dan berkembang khususnya di masa pandemi COVID-19, mendorong UMKM melek digital dan literasi keuangan serta komitmen membangun ekonomi kreatif yang merupakan salah satu tools dan instrumen untuk menjadikan UMKM kita makin kuat serta menguasai pasar,” harapnya.

Sementara Kepala OJK Malang Sugiarto Kasmuri menyampaikan pandemi COVID-19 berdampak pada pembatasan akses dan aktifitas ekonomi termasuk UMKM. Oleh karena itu, perlu segera dilakukan penyesuaian model pemasaran ke depan. Yakni, dengan digitalisasi berbagai sektor usaha termasuk UMKM.

“OJK mendapatkan amanah untuk meningkatkan inklusi keuangan salah satunya percepatan pemulihan ekonomi di daerah. Untuk itu OJK menggandeng Jagoan Indonesia yang memberikan pendampingan secara tatap muka dan virtual kepada pelaku UMKM Kabupaten Probolinggo,” ungkapnya.

Sedangkan Bupati Probolinggo Hj. P. Tantriana Sari, SE mengatakan pandemi COVID-19 yang berdampak pada pembatasan aktifitas di berbagai sektor jangan sampai membuat semua pesimis, tapi harus kreatif mencari peluang dan solusi terbaik, salah satunya melalui pemanfaatan dunia digital lewat gadget yang bisa dimanfaatkan setiap hari.

“Pegiat UMKM sebagai patriot ekonomi yang dengan keterbatasannya tetap bersemangat mengembangkan usaha dalam rangka menggerakkan kembali perekonomian masyarakat di masa pandemi COVID-19. Oleh karena itu saya mengingatkan pentingnya sinergi antar OPD terkait dalam memfasilitasi UMKM di Kabupaten Probolinggo,” katanya. (dra)

cww trust seal