Thursday, October 8, 2026
Depan > Kemasyarakatan > DP3AP2KB Lakukan Internalisasi dan Ekstensifikasi Program Bangga Kencana

DP3AP2KB Lakukan Internalisasi dan Ekstensifikasi Program Bangga Kencana

Reporter : Syamsul Akbar
DRINGU – Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Probolinggo melakukan internalisasi dan ekstensifikasi program Bangga Kencana dalam rangka penurunan stunting di aula SDN Kedungdalem 2 Kecamatan Dringu, Rabu (19/10/2022).

Kegiatan ini diikuti oleh 52 orang peserta terdiri dari 22 orang lintas sektor, 15 orang PKB Pendamping Kampung KB dan 15 orang Ketua Pokja/Kepala Desa/Lurah. Selama kegiatan mereka mendapatkan materi dari Koordinator Bidang Pengendalian Penduduk Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur Uni Hidayati tentang arah dan kebijakan pengembangan kampung keluarga berkualitas.

Selanjutnya Gunawan Eko W dari Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bapelitbangda) Kabupaten Probolinggo tentang dukungan Pemerintah Daerah dan perencanaan dalam pelaksanaan program Kampung KB dan percepatan penurunan stunting dan Farhan Hidayat dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Probolinggo tentang pemanfaatan Dana Desa dalam mendukung penyelenggaraan Kampung KB.

Kepala DP3AP2KB Kabupaten Probolinggo dr. Anang Budi Yoelijanto melalui Kepala Bidang Keluarga Berencana, Ketahanan Keluarga Awi mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan konvergensi lintas sektor di Kampung Keluarga Berkualitas. “Selain itu penguatan tata kelola Kampung Keluarga Berkualitas dalam upaya percepatan penurunan stunting,” katanya.

Awi menjelaskan Kampung Keluarga Berkualitas dikembangkan sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang menekankan pada penguatan institusi keluarga dan masyarakat melalui intervensi program dan kegiatan dengan pendekatan siklus kehidupan manusia.

“Sasarannya adalah penyediaan data dan dokumen kependudukan, peningkatan perubahan perilaku, peningkatan cakupan, layanan dan rujukan pada keluarga serta penataan lingkungan hidup keluarga dan masyarakat,” terangnya.

Menurut Awi, Kampung Keluarga Berkualitas adalah satuan wilayan setingkat desa dimana terdapat integrasi dan konvergensi penyelenggaraan pemberdayaan dan penguatan institusi keluarga dalam seluruh dimensinya guna meningkatkan kualitas sumber daya manusia, keluarga dan masyarakat.

“Strategi penyelenggaraan Kampung Keluarga Berkualitas meliputi peningkatan komitmen dan peran serta pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, masyarakat dan mitra kerja. Penguatan basis data keluarga dan pemanfaatan sumber daya sektor lain. Pengintegrasian program pembangunan sumber daya manusia berbasis keluarga serta pembinaan ketahanan dan kesejahteraan keluarga melalui penguatan fungsi keluarga,” pungkasnya. (wan)