Depan > Pendidikan > Dispendik Berikan Pelatihan Perangkat Mengajar dan Strategi Pembelajaran Bagi Guru Kelas Rangkap

Dispendik Berikan Pelatihan Perangkat Mengajar dan Strategi Pembelajaran Bagi Guru Kelas Rangkap

Reporter : Syamsul Akbar
KRAKSAAN – Bertepatan dengan momentum peringatan Hari Guru Nasional (HGN) tahun 2021, Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Probolinggo memberikan pelatihan perangkat mengajar dan strategi pembelajaran bagi guru kelas rangkap di aula SDN Semampir 1 Kecamatan Kraksaan, Kamis dan Jum’at (25-26/11/2021).

Kegiatan ini diikuti oleh 72 orang guru dari 24 kecamatan se-Kabupaten Probolinggo. Dalam pelatihan ini, untuk hari pertama para guru mendapatkan materi dari narasumber dan hari kedua mulai mempraktekkan mengajar multigrade (kelas rangkap).

Kasi Kurikulum dan Penilaian SD Dispendik Kabupaten Probolinggo Like Lidyawati mengungkapkan kegiatan ini bertujuan agar guru menerapkan pengajaran sudah sesuai dengan kondisi sekolah saat ini, mengingat banyak sekolah yang siswanya kurang dari 80 siswa dan jumlah guru tiap kelas tidak terpenuhi sehingga dengan diterapkan pembelajaran sekolah kelas rangkap semua dapat teratasi baik dari dimensi siswa maupun guru.

“Harapannya guru mampu membelajarkan siswa dengan kreatif berdasarkan perangkat yang ada dan mampu memodifikasi pembelajaran sesuai dengan strategi mengajar yang sudah diterima di pelatihan ini,” ujarnya.

Like menegaskan agar diadakan penyegaran kembali untuk melatih guru-guru kelas rangkap dengan harapan semoga solusi dan harapan untuk selalu mendeklarasikan bahwa pendidikan harus diterima merata dan dapat terfasilitasi semuanya.

“Meskipun banyak kendala dan sarana prasarana yang belum memadai sepenuhnya, tidak ada alasan bagi kita untuk tidak membelajarkan anak menjadi yang diidolakan orang tua dan masyarakat,” tegasnya.

Sementara Kepala Bidang Pembinaan SD Dispendik Kabupaten Probolinggo Sri Agus Indariyati mengatakan guru harus bergerak maju dan jangan enggan untuk mengajak anak-anak didiknya agar tetap semangat belajar meskipun sudah berada di daerah pedesaan dan terpencil sekalipun.

“Kita semua sama, yang diajarkan juga dari kurikulum yang sama serta buku yang dipelajari juga sama. Berikan kasih sayang, kedekatan hati para guru, kesabaran dan ketelatenan guru akan menjadi penyemangat pagi mereka untuk terus belajar tanpa putus asa,” katanya. (wan)