Reporter : Syamsul Akbar
KRAKSAAN – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Probolinggo menggelar workshop peningkatan kompetensi pengawas sekolah dalam pengawasan Implementasi Kurikulum Merdeka, Selasa (9/8/2022).
Kegiatan ini diikuti oleh 33 orang pengawas sekolah jenjang TK, SD dan SMP di wilayah Kabupaten Probolinggo. Sebagai narasumber terdiri dari Kepala Disdikbud Kabupaten Probolinggo Fathur Rozi, Kepala Bidang Pembinaan Ketenagaan Disdikbud Kabupaten Probolinggo Yunita Nur Laili, Ketua Kelompok Kerja Pengawas Sekolah (KKPS) dan Pengawas Sekolah.
Selama kegiatan mereka mendapatkan materi tentang kebijakan Disdikbud dalam meningkatkan mutu pendidikan di Kabupaten Probolinggo, penjelasan tentang tupoksi, tanggung jawab dan kewenangan sesuai Permen-PAN dan RB Nomor 21 Tahun 2010, program kepengawasan bagi pengawas sekolah, terutama dalam bidang manajerial dan akademik.
Selanjutnya, penetapan metode kerja, langkah-langkah dan indikator capaian program pengawasan serta sistematika penyusunan program kerja kepengawasan yang meliputi tugas pembinaan, pemantauan/monitoring, penilaian kinerja, pembimbingan dan pelatihan professional guru.
Kepala Bidang Pembinaan Ketenagaan Disdikbud Kabupaten Probolinggo Yunita Nur Laili mengatakan kegiatan ini bertujuan supaya kegiatan pengawasan dapat terarah dan memiliki sasaran serta target yang jelas.
“Selain itu, pengawas sekolah memiliki pemahaman yag komprehensif mengenai lingkup tugasnya, menguasai prosedur penyusunan program kerja serta kemampuan berpikir sistematis untuk merancang program dan kegiatan yang akan dilaksanakan sehingga produktif dan memberi kontribusi terhadap peningkatan mutu pendidikan,” katanya.
Sementara Kepala Disdikbud Kabupaten Probolinggo Fathur Rozi mengharapkan pengawas sekolah meningkatkan pola berpikir dan keterbukaan dalam menerima saran, masukan dan terutama dalam menangani permasalahan yang dihadapi oleh lembaga satuan pendidikan binaannya.
“Dengan wawasan berfikir yang luas, berlapang dada dan berjiwa besar maka seseorang akan mampu lebih bijaksana dalam mengambil keputusan/kebijakan, bertutur kata dan bertindak,” pungkasnya. (wan)
