Sunday, April 14, 2024
Depan > Kemasyarakatan > Diperta Lakukan Evaluasi SIKOMANDAN, Vaksinasi PMK, Penandaan dan Pendataan Ternak

Diperta Lakukan Evaluasi SIKOMANDAN, Vaksinasi PMK, Penandaan dan Pendataan Ternak

Reporter : Syamsul Akbar
DRINGU – Dinas Pertanian (Diperta) Kabupaten Probolinggo melakukan evaluasi SIKOMANDAN (Sapi dan Kerbau Komoditas Andalan Negeri), vaksinasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), penandaan dan pendataan ternak di aula UPT Puskeswan Dringu, Selasa hingga Kamis (23-25/5/2023).

Kegiatan yang diikuti oleh dokter hewan penyelia, koordinator kecamatan dan petugas inseminator se-Kabupaten Probolinggo ini dihadiri oleh Kepala Diperta Kabupaten Probolinggo Mahbub Zunaidi, Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner drh. Nikolas Nuryulianto, Kepala Bidang Prasarana, Sarana dan Binas Usaha Peternakan drh. Retno Wigati dan Kepala UPT Pusat Kesehatan Hewan Aulia Khusumastutik.

Dasar hukum kegiatan Undang-undang Nomor 18 Tahun 2009 Jo. UU Nomor 41 Tahun 2014 Tentang Perubahan atas UU Nomor 18 Tahun 2009 Tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan, Peraturan Pemerintah Nomor 47 Tahun 2014 Tentang Pengendalian dan Penanggulangan Penyakit Hewan, Peraturan Menteri Pertanian Nomor 17 Tahun 2020 Tentang Peningkatan Produksi Sapi dan Kerbau Komoditas Andalan Negeri.

Selanjutnya, Keputusan Menteri Pertanian Nomor 559/KPTS/PK.300/M/7/2022 Tentang Penandaan dan Pendataan Ternak dan Surat Edaran Satgas PMK Nomor 08 Tahun 2022 Tentang Pengendalian Lalu Lintas Hewan Rentan Penyakit Mulut dan Kuku Berbasis Kewilayahan.

Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Diperta Kabupaten Probolinggo drh. Nikolas Nuryulianto mengungkapkan kegiatan ini bertujuan untuk mengingatkan para dokter hewan penyelia, petugas teknis peternakan untuk mengoptimalkan pelaksanaan SIKOMANDAN, vaksinasi PMK dan penandaan pendataan ternak di wilayah masing-masing.

“Selain itu memberikan informasi komunikasi dan edukasi kepada masyarakat pentingnya program SIKOMANDAN, vaksinasi PMK dan penandaan dan pendataan ternak di lapangan. Petugas teknis peternakan selalu koordinasi dengan dokter hewan setempat terkait SIKOMANDAN, vaksinasi PMK dan penandaan dan pendataan ternak di lapangan serta pelaporannya ke iSIKHNAS.

Sementara Kepala Diperta Kabupaten Probolinggo Mahbub Zunaidi mengharapkan agar program pemerintah pusat di Kabupaten Probolinggo sesuai dengan jadwal dan target yang telah ditentukan. Masyarakat pelaku usaha khususnya peternak ikut berpartisipasi dalam mensukseskan program pemerintah di Kabupaten Probolinggo.

“Diharapkan bisa terjalin komunikasi yang baik antara masyarakat pelaku usaha dan Pemerintah Kabupaten Probolinggo khususnya Dinas Pertanian Kabupaten Probolinggo,” harapnya. (wan)