Thursday, February 29, 2024
Depan > Kemasyarakatan > Datangi Lokasi Kejadian, Pemkab Lakukan Asesmen Ambruknya Jembatan Gantung

Datangi Lokasi Kejadian, Pemkab Lakukan Asesmen Ambruknya Jembatan Gantung

Reporter : Syamsul Akbar
KRAKSAAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo melalui Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait langsung mendatangi lokasi kejadian ambruknya jembatan gantung yang menghubungkan Dusun Kapasan Desa Pajarakan Kulon Kecamatan Pajarakan dengan Dusun Klompangan Desa Kregenan Kecamatan Kraksaan pada Jum’at (9/9/2022) pagi.

Setibanya di lokasi, tim dari Pemkab Probolinggo ini langsung melakukan asesmen dalam rangka penanganan jembatan gantung yang ambruk tersebut. Tampak hadir Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretaris Daerah Kabupaten Probolinggo Ahmad Hasyim Ashari bersama sejumlah Kepala OPD terkait di lingkungan Pemkab Probolinggo.

“Saya datang ke lokasi kejadian mewakili Bupati dan Sekda terkait dengan ambruknya jembatan gantung yang menghubungkan Desa Kregenan Kecamatan Kraksaan dengan Desa Pajarakan Kulon Kecamatan Pajarakan,” kata Hasyim.

Menurut Hasyim, kejadian ini berawal dari kegiatan kegiatan jalan sehat yang dilakukan oleh puluhan siswa SMPN 1 Pajarakan. Ketika sampai di tengah jembatan, mereka berhenti dan jembatannya digoyang-goyang.

“Karena kondisinya sudah tergerus dan kemampuannya sudah menurun dengan beban yang ada di jembatan yang melebihi kapasitas, akhirnya jembatan gantung ini ambruk. Nanti akan kami laporkan kepada pimpinan agar jembatan gantung ini bisa segera diperbaiki menggunakan dana BTT karena akses masyarakat Desa Kregenan dan Pajarakan Kulon,” terangnya.

Sementara Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Probolinggo Hengki Cahjo Saputra mengungkapkan berdasarkan informasi dari masyarakat jembatan gantung tersebut dibangun oleh desa.

“Untuk langkah-langkah penanganan masih dilakukan asesmen. Dari asesmen ini nanti diperhitungkan kebutuhan anggarannya dan akan dikoordinasikan menggunakan dana BTT. Harapannya secepatnya bisa dilakukan penanganan dan perbaikan,” ungkapnya. (wan)