KRAKSAAN – Sebanyak 59 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo resmi dilantik dan diambil sumpah/janjinya menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) di ruang pertemuan Tengger Kantor Bupati Probolinggo, Jum’at (27/2/2026).
Pelantikan dan pengambilan sumpah dipimpin langsung Bupati Probolinggo dr. Mohamad Haris yang ditandai dengan penandatanganan berita acara serta penyerahan Surat Keputusan (SK) secara simbolis.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Wakil Bupati (Wabup) Probolinggo Fahmi AHZ, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Probolinggo Ugas Irwanto serta sejumlah Kepala OPD di lingkungan Pemkab Probolinggo.
Dalam arahannya, Bupati Probolinggo dr. Mohammad Haris menegaskan pengucapan sumpah PNS bukan sekadar seremoni administratif, melainkan kontrak moral dan spiritual antara aparatur, negara dan Tuhan.

“Hari ini kalian sudah resmi menjadi Pegawai Negeri Sipil. Ini sesuatu yang mungkin dulu tidak pernah terpikirkan. Kalian sudah melalui proses panjang, bekerja dengan sangat luar biasa. Kalian jauh lebih beruntung, karena sampai usia 58 tahun nanti, hidup dan pengabdian kalian dijamin oleh negara,” ujarnya.
Namun demikian, Bupati Haris mengingatkan perubahan status harus diiringi dengan perubahan pola pikir. Orientasi kerja yang sebelumnya bersifat personal kini harus bergeser sepenuhnya untuk kepentingan masyarakat.
“Kalau kemarin kalian bekerja untuk diri sendiri, saat ini kalian bekerja untuk masyarakat. Tanggung jawab dan pengabdian kalian adalah kepada negara dan kepada rakyat. Ini yang harus berubah, mindset-nya harus berubah,” tegasnya.

Bupati Haris berharap para PNS baru mampu menghadirkan energi baru dalam birokrasi Pemerintah Kabupaten Probolinggo dengan menjunjung tinggi profesionalisme dan integritas.
“Saya berharap adik-adik PNS baru ini membawa energi baru. Bekerjalah dengan profesional, dengan integritas, dengan hati yang terus melayani. Masyarakat tidak hanya butuh pegawai yang pintar, tetapi juga pegawai yang berintegritas dan punya kepedulian,” terangnya.
Ia juga mengingatkan sumpah jabatan sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen PNS memiliki makna mendalam dan tidak boleh dianggap formalitas.

“Sumpah ini bukan sekadar rangkaian acara. Ini adalah kontrak moral, kontrak spiritual antara kita, negara dan Tuhan. Kalau hanya diucapkan di lisan tanpa diresapi dalam hati, maka tidak akan bermakna. Tapi kalau dihayati, ini akan hidup sepanjang karier Anda,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Haris mengajak seluruh PNS untuk senantiasa memohon keberkahan dalam setiap langkah pengabdian serta menuntaskan tugas dengan sebaik-baiknya.
“Saya berharap ke depan kalian betul-betul bisa membawa perubahan bagi pemerintahan di Kabupaten Probolinggo yang lebih baik. Jadilah pelayan masyarakat yang bekerja dengan tegas, tetapi tetap dengan hati,” tambahnya.

Kegiatan ini diakhiri dengan pemberian ucapan selamat dari Bupati Haris, Wabup Fahmi dan Sekda Ugas kepada para PNS yang baru saja dilantik dan diambil sumpahnya. *
Penulis : Syamsul Akbar
Editor : Tim Bromo Info
