Thursday, October 8, 2026
Depan > Pemerintahan > Bappeda Gelar Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal RKPD 2023

Bappeda Gelar Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal RKPD 2023

Reporter : Hendra Trisianto
KRAKSAAN – Sebagai gerak cepat guna menentukan Rancangan Awal (Ranwal) Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Kabupaten Probolinggo Tahun 2023, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Probolinggo menyelenggarakan pertemuan Forum Konsultasi Publik (FKP) di Auditorium Madakaripura Kantor Bupati Probolinggo, Kamis (3/2/2022).

Selain diikuti oleh segenap Organisasi Perangkat Daerah, Camat dan perwakilan akademisi dan masyarakat, forum tersebut juga dihadiri oleh Ketua DPRD Kabupaten Probolinggo Andi Suryanto Wibowo serta perwakilan pejabat Forkopimda lainnya. Hadir pula secara daring perwakilan Bappeda Provinsi Jawa Timur.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretaris Daerah Kabupaten Probolinggo Ahmad Hasyim Asy’ari berkesempatan mewakili Plt Bupati Probolinggo Drs HA Timbul Prihanjoko untuk membuka sekaligus menyampaikan sambutannya saat itu.

Hasyim Asy’ari menekankan mengingat tahun 2023 adalah tahun kerja terakhir bagi pimpinan daerah agar seluruh perangkat daerah mampu menterjemahkan prioritas pembangunan tahunan sesuai isi RPJMD Kabupaten Probolinggo yang telah dijabarkan dalam 9 (sembilan) program prioritas kepala daerah Kabupaten Probolinggo periode 2018-2023.

“Tujuan pertemuan ini adalah konsultasi publik berkaitan dengan rancangan RKPD. Oleh karena itu melalui usulan saudara bisa terus menciptakan inovasi dan program kerja yang mampu mengintervensi dan merujuk kepada penyelesaian permasalahan utama kita yakni kemiskinan, pendidikan kesehatan ibu dan anak serta stunting,” katanya.

Lebih lanjut Hasyim menegaskan, karena saat ini perencanaan program sudah tidak bisa direncanakan pada saat tahun berjalan, maka seluruh rencana dan program kegiatan harus tersampaikan pada tahun sebelumnya melalui sistem aplikasi yang sudah ada.

“Saat ini, program tidak bisa ujuk-ujuk dilaksanakan, tetapi harus masuk ke dalam sistem yang secara nasional sudah terintegrasi. Usulan saat ini akan dilaksanakan pada tahun depan. Jadi masyarakat yang punya keinginan, bisa mengusulkan apa yang dibutuhkan,” urai Hasyim.

Sementara Kepala Bappeda Kabupaten Probolinggo Santiyono mengemukakan tema rancangan awal RKPD Tahun 2023 adalah “Mewujudkan Masyarakat Kabupaten Probolinggo Berakhlak Mulia Yang Sejahtera, Berkeadilan dan Berdaya Saing”.

Sedangkan arah kebijakan mengacu pada tiga poin utama diantaranya, Percepatan Peningkatan Kualitas SDM dan Penanggulangan Kemiskinan melalui Program Koordinatif Lintas Urusan, Penguatan Zona Integritas melalui Reformasi Birokrasi yang difokuskan pada Aspek Kelembagaan, SDM Aparatur dan Tatalaksana. Serta Pemenuhan Infrastruktur Dasar Berkualitas yang difokuskan pada Pengembangan Ekonomi Strategis Berkelanjutan.

“Forum ini sangat penting karena masyarakat saat ini juga butuh tahu grand desain atau rencana-rencana pembangunan kedepannya, termasuk anggarannya. Manakala konsultasi publik sudah rampung dan ditetapkan dan menjadi RKPD akhir, maka diharapkan tidak ada protes dan komplain lagi,” terang Santiyono.

Santiyono menjabarkan nantinya usulan-usulan terkait RKPD ini tahapannya cukup panjang. Setelah rancangan awal ini kemudian masih ada rancangan akhir, dimana ribuan usulan yang tertampung tersebut akan disaring lagi dan disesuaikan dengan RPJMD, Renstra dan Renja masing-masing OPD serta pokok-pokok pikiran DPRD.

“Jadi agar nantinya aspirasi tersebut dapat terakomodir, upayakan setiap usulan senada dengan program-program prioritas dan isu strategis Pemkab Probolinggo seperti halnya program pengentasan kemiskinan, bidang pendidikan dan ketenagakerjaan, pemberdayaan masyarakat serta jenis kegiatan lainnya yang sekiranya mampu mendukung program strategis,” tandasnya. (dra)