Reporter : Mujiono
PROBOLINGGO – BPJS Ketenagakerjaan Probolinggo menyerahkan kesejahteraan berupa klaim Jaminan Kematian (JKm), Senin (22/11/2021) di Pendopo Prasaja Ngesti Wibawa Kabupaten Probolinggo. Program jaminan sosial BPJS Ketenagakerjaan berupa uang tunai diberikan kepada ahli waris sebagai jaminan kebutuhan hidup dan kebutuhan sekolah.
Plt Bupati Probolinggo Drs. HA. Timbul Prihanjoko didampingi Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Probolinggo Lesmana Dwi Putra beserta Kepala Kantor Cabang BPJS Pasuruan Trioki Susanto menyerahkan Jaminan Kematian (JKm) kepada ahli waris Anggraini Nurwilis di Dinas PMPTSP Kabupaten Probolinggo sebesar Rp. 42.000.000,00.
Dikesempatan yang sama, telah diserahkan santunan Jaminan Kematian (JKm) kepada peserta yang telah memenuhi ketentuan persyaratan BPJS Ketenagakerjaan oleh Plt Bupati Drs. HA. Timbul Prihanjoko kepada anak dari Ubaidillah selaku ahli waris yang bersekolah di SMA Nurul Jadid Paiton sebesar Rp. 48.363.090,00 serta santunan jaminan pensiun sebesar Rp. 356.600,00 setiap bulan.
Dari (dua) orang anak sebagai ahli waris almarhum juga mendapat santunan beasiswa sebesar Rp. 163.500.000,00 adalah peserta yang dinyatakan memenuhi persyaratan BPJS Ketenagakerjaan Probolinggo dan berhak untuk menerimanya.
BPJS Ketenagakerjaan memiliki 4 (empat) program jaminan sosial untuk mendukung kesejahteraan masyarakat. Yakni, Program Jaminan Kematian, Jaminan Kecelakaan Kerja, Jaminan Hari Tua dan Jaminan Pensiun. Untuk tenaga kerja yang mengikuti Jaminan Hari Tua dan Jaminan Pensiun juga berhak mendapatkan dana Jaminan Hari Tua dan Pensiunnya tersebut ketika telah berhenti bekerja.
Jumlah tenaga kerja yang terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan sebanyak 5.469 peserta dari tenaga kerja Non ASN Kabupaten Probolinggo terdiri dari tenaga kerja GTT dan tenaga kerja PTT se-Kabupaten Probolinggo. Seluruh tenaga kerja yang terdaftar berhak mendapatkan perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan berupa Jaminan Kematian dan Jaminan Kecelakaan Kerja.
Plt Bupati Probolinggo Drs. HA. Timbul Prihanjoko menyampaikan ungkapan terima kasih kepada BPJS Ketenagakerjaan yang telah peduli terhadap kesejahteraan masyarakat Kabupaten Probolinggo. Terkait dengan program jaminan sosial BPJS Ketenagakerjaan ini sangat penting bagi masyarakat arti pentingnya terhadap jaminan sosial BPJS Ketenagakerjaan Cabang Probolinggo.
“Jaminan sosial ini memberikan kenyamanan dan manfaat yang luar biasa. Dimana program pemerintah pusat melalui BPJS Ketenagakerjaan ini outputnya membangun kesadaran dan kepercayaan masyarakat serta ikut dalam jaminan sosial kesejahteraan masyarakat di BPJS Ketenagakerjaan,” katanya.
Sementara Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Probolinggo Lesmana Dwi Putra menambahkan dukungan BPJS Ketenagakerjaan Jaminan Kematian (JKm) ini merupakan upaya pemerintah pusat bekerjasama Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Daerah. Karena adanya jaminan sosial ini dapat menekan angka kemiskinan khususnya di Kabupaten Probolinggo.
“Selain jaminan sosial BPJS Ketenagakerjaan secara bertahap dilakukan pada Non ASN, rencananya dilakukan secara berkelanjutan adanya BPJS Ketenagakerjaan yang kepesertaannya di RT dan RW, Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan pekerja pekerja rentan yang lainnya,” ungkapnya.
Mita Diah orang tua ahli waris mengaku sangat bersyukur kepada Allah SWT dan juga berterima kasih kepada BPJS Ketenagakerjaan telah memberikan santunan Jaminan Kematian (JKm) untuk kebutuhan masa depan anak yang khususnya untuk kebutuhan pendidikan. “Sehingga anak-anak dapat terbantu untuk pembiayaan pendidikan hingga pendidikan ke sekolah tinggi dengan ketentuan belum menikah dan belum bekerja,” ujarnya. (y0n)
