Monday, September 20, 2021
Depan > Kemasyarakatan > 6.733 KPM Terima Program PKH Plus Sebesar Rp 3,3 M

6.733 KPM Terima Program PKH Plus Sebesar Rp 3,3 M

Reporter : Syamsul Akbar
KRAKSAAN – Sebanyak 6.733 KPM (Keluarga Penerima Manfaat) di Kabupaten Probolinggo menerima program Bantuan Sosial Program Jaminan Sosial Lanjut Usia (Jaslut) atau Program Keluarga Harapan (PKH) Plus tahap IV tahun 2019 sebesar Rp 3.366.500.000. Bantuan ini merupakan program prioritas Gubernur Jawa Timur Hj. Khofifah Indar Parawansa.

Dalam program Jaslut atau PKH Plus ini, masing-masing KPM mendapatkan bantuan sebesar Rp 2 juta selama setahun yang disalurkan dalam 4 (empat) tahap. Dimana setiap tahap, masing-masing KPM menerima bantuan PKH Plus sebesar Rp 500 ribu.

Penyaluran bantuan Jaslut atau PKH Plus ini dilakukan melalui Bank Jatim di 24 kecamatan se-Kabupaten Probolinggo secara bergilir selama 4 (empat) hari. Selasa (17/12/2019), penyaluran dilakukan di Kecamatan Tongas dan Sumberasih. Kemudian Kamis (19/12/2019), penyaluran dilakukan di Kecamatan Sukapura, Lumbang, Sumber, Kuripan, Pakuniran dan Kotaanyar.

Selanjutnya Jum’at (20/12/2019), penyaluran dilakukan di Kecamatan Gending, Pajarakan, Krejengan, Banyuanyar, Bantaran, Wonomerto dan Kraksaan. Serta Sabtu (21/12/2019), penyaluran dilakukan di Kecamatan Tegalsiwalan, Leces, Besuk, Tiris, Gading, Krucil, Maron, Paiton dan Dringu.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Probolinggo Achmad Arif mengungkapkan program Jaslut atau PKH Plus merupakan salah satu program utama dari Nawa Bhakti Satya, khususnya Jatim Sejahtera Gubernur Jawa Timur Hj Khofifah Indar Parawansa. Program ini merupakan pemberian bantuan sosial bersyarat kepada keluarga atau warga miskin dan rentan yang terdaftar dalam data terpadu program penanganan fakir miskin.

“Tujuan PKH Plus ini adalah untuk meningkatkan taraf hidup, mengentaskan kemiskinan para lansia dan keluarga kurang mampu melalui akses layanan pendidikan, kesehatan dan kesejahteraan sosial serta mengurangi beban pengeluaran. Program ini memberikan perhatian khusus kepada lansia terlantar, perempuan kepala keluarga rentan dan penyandang disabilitas,” ungkapnya.

Menurut Arif, PKH Plus memiliki tingkat efektivitas yang tinggi untuk penurunan kemiskinan. Harapannya kegiatan ini bisa memberikan makna bahwa lansia tidak terpinggirkan dan mampu merekatkan persaudaraan dan silaturahim diantara sesama.

“Semoga dengan adanya program Jaminan Sosial Lanjut Usia atau PKH Plus ini para lansia di Kabupaten Probolinggo dimasa hari tuanya ini tetap terjaga gizinya dan hidup sehat,” harapnya. (wan)