Tuesday, June 22, 2021
Depan > Kemasyarakatan > Kabupaten Probolinggo Kembali Masuk Zona Merah

Kabupaten Probolinggo Kembali Masuk Zona Merah

Reporter : Syamsul Akbar
KRAKSAAN – Kabupaten Probolinggo kembali masuk zona merah (risiko tinggi) karena masih terjadi peningkatan jumlah kasus positif COVID-19, masih adanya sejumlah kasus yang meninggal dan yang perlu dipantau masih banyak.

“Dengan bertambahnya kasus positif maka laju insiden per 100.000 nya masih tinggi,” kata Juru Bicara Ketua Pelaksana Satgas Penanganan COVID-19 Kabupaten Probolinggo dr. Dewi Vironica.

Menurut Dewi, Kabupaten Probolinggo terhitung kasus aktif masih tinggi dimana perbandingan jumlah tempat tidur dan kasus masih rendah. Per tanggal 23 September 2020, tempat tidur di ruang isolasi RSUD Waluyo Jati terpakai 56% dan untuk RSUD Tongas juga terpakai 56%.

“Ke depan kami melihat ada trend yang sembuh semakin bertambah sehingga yang aktif akan semakin berkurang. Mari kita bersama-sama menekan laju penambahan kasus COVID-19 ini,” jelasnya.

Oleh karena itu Dewi menegaskan akan meningkatkan dan mempercepat penemuan kasus dan serta meningkatkan tracing. Masyarakat tetap menerapkan 3M meliputi Memakai masker dengan benar, Mencuci tangan dengan sabun di air mengalir dan Menjaga jarak jangan berkerumun.

“Satgas Penanganan COVID-19 Kabupaten Probolinggo menjalankan 3T yaitu Testing, Tracing dan Treatment. Bersama, Kabupaten Probolinggo bisa,” pungkasnya. (wan)

cww trust seal