Depan > Kemasyarakatan > 481 Ekor Sapi di Kecamatan Lumbang Sudah Divaksin PMK

481 Ekor Sapi di Kecamatan Lumbang Sudah Divaksin PMK

Reporter : Syamsul Akbar
LUMBANG – Sebanyak 481 ekor sapi yang ada di wilayah Kecamatan Lumbang sudah dilakukan vaksinasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) oleh Dinas Pertanian (Diperta) Kabupaten Probolinggo, Senin (27/6/2022).

Ratusan sapi tersebut diperoleh dari 5 (lima) desa yang ada di Kecamatan Lumbang. Yakni, Desa Sapih, Negororejo, Wonogoro, Palangbesi dan Ngepung. Khusus di Desa Ngepung ini adalah sapi perah dan desa-desa lain adalah sapi potong.

Plt Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Diperta Kabupaten Probolinggo drh. Faiq El Himmah mengatakan pihaknya membentuk 4 (empat) tim untuk pelaksanaan vaksinasi PMK di Kecamatan Lumbang. “Dalam melakukan vaksinasi PMK, target awal adalah 495 ekor. Tetapi realisasinya adalah 481 ekor,” katanya.

Menurut Faiq, syarat sapi bisa divaksin PMK diantaranya sapi perah produktif, sapi potong indukan dan pedet, belum pernah sakit PMK dan kondisi sehat, untuk pedet umur minimal 2 minggu serta betina yang sedang bunting kondisi sehat. “Siapkan KTP saat pelaksanaan vaksinasi PMK dan mendaftar kepada petugas peternakan,” jelasnya.

Faiq menerangkan vaksinasi PMK ini sangat diperlukan dalam rangka untuk mencegah penyebaran wabah PMK. Sehingga nantinya mampu membentuk antibodi pada ternak sebagai upaya untuk menangkal wabah PMK.

“Dengan munculnya antibodi pada sapi perah maupun sapi potong setelah dilakukan vaksin PMK, harapannya penyebaran dan penularan PMK di Kabupaten Probolinggo bisa terkendali,” tegasnya.

Sementara Kepala UPT Puskeswan Diperta Kabupaten Probolinggo Aulia Khususmastutik untuk pelaksanaan vaksinasi PMK di Kecamatan Lumbang ini Diperta Kabupaten Probolinggo membentuk 4 (empat) tim beranggotakan vaksinator, penanda dan bagian pendataan.

“Sebelum dilakukan vaksinasi PMK, tim terlebih dahulu melakukan pemeriksaan kesehatan sapi. Apabila sapinya sehat, maka bisa langsung divaksin. Namun apabila sakit, maka sapi tersebut tidak bisa divaksin. Karena sapi yang divaksin adalah sapi yang benar-benar sehat dan tidak sakit,” ungkapnya. (wan)

https://probolinggokab.go.id/wp-content/uploads/2019/01/slotmaxwin/ https://bali.bawaslu.go.id/assets/artikel/slotgacormaxwin/ https://slot.papuabaratprov.go.id slot