Depan > Kemasyarakatan > 151 KK Korban Terdampak Banjir Luapan Sungai Kertosono Terima Sembako

151 KK Korban Terdampak Banjir Luapan Sungai Kertosono Terima Sembako

Reporter : Syamsul Akbar
KRAKSAAN – Sebanyak 151 Kepala Keluarga (KK) korban terdampak banjir luapan Sungai Kertosono di wilayah Kecamatan Kraksaan menerima bantuan sosial (bansos) berupa paket sembako dari Kementerian Sosial (Kemensos) RI.

Bansos paket sembako ini diberikan kepada 94 KK dari Kelurahan Patokan, 26 KK dari Kelurahan Sidomukti dan 31 KK dari Kelurahan Kraksaan Wetan. Masing-masing KK menerima paket sembako berupa tepung terigu 1 kg, gula 1 kg, beras 10 kg, susu 1 kaleng, biskuit 1 buah, madu 1 botol, detergen bubuk 1 buah, kecap 1 buah, mie kuning 3 buah, pasta gigi 3 buah, sikat gigi 3 buah, minyak 2 botol, sabun mandi 5 buah dan sarden 1 kaleng.

Paket sembako ini diserahkan secara langsung kepada korban terdampak banjir pada Senin (21/11/2022) di setiap kelurahan oleh petugas dari Kemensos, Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial pada Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Probolinggo Siti Mariam dan Tagana Kabupaten Probolinggo. Serta Lurah (Sidomukti, Patokan dan Kraksaan Wetan) serta Ketua RT/RW setempat.

Kepala Dinsos Kabupaten Probolinggo Achmad Arif mengaku bersyukur karena sebanyak 151 KK yang terdampak banjir luapan Sungai Kertosono mendapatkan bansos berupa paket sembako dari Kemensos RI.

“Mudah-mudahan bansos berupa paket sembako bagi warga terdampak banjir di Kelurahan Sidomukti, Patokan dan Kraksaan Wetan Kecamatan Kraksaan ini dapat meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan hidupnya,” harapnya.

Arif memohon kepada masyarakat yang berada di sepanjang bantaran Sungai Kertosono untuk selalu waspada. Apabila terjadi hujan deras dalam waktu lama, masyarakat hendaknya mengantisipasi khawatir terjadi banjir.

“Saya mohon kepada masyarakat agar selalu berhati-hati. Terlebih saat ini memang masih musim hujan dengan curah hujan yang tinggi. Jika terjadi banjir lagi, paling tidak dampaknya bisa diantisipasi sehingga tidak terlalu parah,” pungkasnya. (wan)