Depan > Kesehatan > Sekda Soeparwiyono Pantau Pelaksanaan Operasi Katarak Gratis

Sekda Soeparwiyono Pantau Pelaksanaan Operasi Katarak Gratis

Reporter : Syamsul Akbar
KRAKSAAN – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Probolinggo H Soeparwiyono didampingi Kabag Kesra Setda Kabupaten Probolinggo Moh. Syarifuddin memantau pelaksanaan operasi katarak gratis di RSUD Waluyo Jati Kraksaan, Senin (21/11/2022) siang.

Kedatangan Sekda Soeparwiyono ini disambut oleh ketua panitia operasi katarak Ismail Pandji, Project Manager John Fawcett Foundation (JFF) Nyoman Wardhana, Kepala Bidang Pelayanan Penunjang RSUD Waluyo Jati Kraksaan Sugianto serta sejumlah pengurus PMI Kabupaten Probolinggo.

Operasi katarak gratis ini diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo bersama PMI Kabupaten Probolinggo dan JFF dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN), HUT Korpri dan Hari Guru Nasional tahun 2022, Sabtu hingga Selasa (19-22/11/2022).

Selain operasi katarak gratis, bakti sosial (baksos) ini juga digelar pemeriksaan mata gratis, pemberian bantuan kacamata dan pemasangan bola mata sintetis. Meskipun tetap tidak bisa melihat dan tidak bisa berfungsi, tetapi nilai estetikanya sangat bagus.

Dalam kesempatan tersebut, Sekda Soeparwiyono selaku Ketua DP Korpri Kabupaten Probolinggo melihat dari dekat kegiatan pra operasi untuk menentukan layak operasi atau tidak.

Selain itu juga meninjau kamar operasi katarak di RSUD Waluyo Jati Kraksaan. Dalam kesempatan tersebut, Sekda Soeparwiyono mendapatkan penjelasan dari Project Manager JFF Nyoman Wardhana.

Ketua panitia operasi katarak Ismail Pandji mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah bersama-sama mendukung suksesnya kegiatan operasi katarak gratis tersebut. Pasalnya, animo masyarakat yang ingin mengikuti kegiatan tersebut sangat tinggi.

“Alhamdulillah, selama 3 hari pelaksanaan operasi katarak ini pesertanya membludak. Namun dari hasil pemeriksaan hanya beberapa yang bisa dilakukan tindakan operasi. Hari pertama sebanyak 74 orang, hari kedua 49 orang dan hari ketiga 31 orang,” ujarnya.

Menurut Ismail Pandji, untuk hari keempat nantinya akan fokus kepada pelaksanaan operasi katarak saja. Meskipun sudah selesai hari Selasa, tetapi tim JFF masih akan bertahan hingga Rabu untuk melakukan tindakan pasca operasi. “Kita juga akan melakukan skrining kepada anak sekolah supaya mata tidak rusak,” terangnya.

Sementara Sekda Soeparwiyono menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada JFF, PMI, RSUD Waluyo Jati, Perdami Malang Raya dan Paramitra yang pada momentum HKN, HUT Korpri dan Hari Guru Nasional telah melaksanakan baksos operasi katarak gratis bagi masyarakat.

“Harapan saya kegiatan ini dapat dilaksanakan secara rutin dan dapat mengurangi angka kebutaan karena katarak serta gangguan pada mata. Pemerintah Daerah memberikan apresiasi kepada tim work yang luar biasa, termasuk para relawan PMI,” katanya.

Sedangkan Project Manager JFF Nyoman Wardhana mengaku sangat tersanjung dengan kehadiran dari Sekda Soeparwiyono pada pelaksanaan operasi katarak gratis. Hal ini akan menambah spirit tersendiri buat JFF.

“Terlepas dari itu, JFF mengadakan kegiatan ini karena ingin meringankan beban masyarakat dan JFF memberikan ini pada intinya untuk kegiatan kemanusiaan. Semoga tahun depan bisa mengadakan kegiatan serupa di Kabupaten Probolinggo,” harapnya. (wan)