Friday, May 14, 2021
Depan > Pemerintahan > Wabup Timbul Tutup Latsar CPNS Golongan III

Wabup Timbul Tutup Latsar CPNS Golongan III

Reporter : Syamsul Akbar
KRAKSAAN – Wakil Bupati (Wabup) Probolinggo Drs. HA. Timbul Prihanjoko secara resmi menutup kegiatan pelatihan dasar (latsar) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Golongan III Pola Kemitraan Provinsi Jawa Timur angkatan 69, 70, 94, 95, 112, 113 dan 163 tahun 2019 di Auditorium Madakaripura Kantor Bupati Probolinggo, Senin (23/12/2019).

Penutupan Latsar CPNS Golongan III ini dihadiri oleh Kepala Bidang Manajerial Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Jawa Timur Muhammad Suluh, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Probolinggo Doddy Nur Baskoro serta Kepala OPD (Organisasi Perangkat Daerah) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo.

Latsar CPNS Golongan III ini diikuti oleh 270 orang CPNS dari beberapa OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Probolinggo yang terbagi dalam 4 (empat) gelombang dalam 7 (tujuh) angkatan mulai 5 September 2019 hingga 23 Desember 2019 di Kompleks Diklat Kabupaten Probolinggo. Tenaga pengajar/widyaiswara berasal dari BPSDM Provinsi Jawa Timur dan pejabat Pemkab Probolinggo.

Penutupan ini ditandai dengan pelepasan secara simbolis tanda peserta Latsar CPNS Golongan III Pola Kemitraan Provinsi Jawa Timur di Kabupaten Probolinggo tahun 2019 oleh Wabup Timbul didampingi oleh Kepala Bidang Manajerial BPSDM Provinsi Jawa Timur Muhammad Suluh dan Kepala BKD Kabupaten Probolinggo Doddy Nur Baskoro.

Dalam laporannya, Kepala BKD Kabupaten Probolinggo Doddy Nur Baskoro mengungkapkan kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, keahlian, keterampilan dan sikap untuk dapat melaksanakan tugas secara profesional dengan kepribadian dan etika PNS sesuai kebutuhan instansinya serta menciptakan aparatur yang mampu berperan sebagai pembaharu dan perekat persatuan dan kesatuan bangsa.

“Selain itu, memantapkan sikap dan semangat pengabdian yang berorientasi pada pelayanan, pengayoman dan pemberdayaan masyarakat. Sekaligus menciptakan kesamaan visi dan dinamika pola pikir dalam melaksanakan tugas pemerintahan umum dan pembangunan demi terwujudnya kepemerintahan yang baik,” ungkapnya.

Sementara Wakil Bupati (Wabup) Probolinggo Drs. HA. Timbul Prihanjoko mengatakan sejalan dengan telah ditetapkannya Undang-undang Nomor 5 Tahun 2014 Tentang Aparatur Sipil Negara dan Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 Tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil, maka Calon Pegawai Negeri Sipil wajib menjalani masa percobaan yang dilaksanakan melalui proses terintegrasi untuk membangun integritas moral, kejujuran, semangat nasionalisme dan karakter kepribadian yang unggul.

“Atas dasar itu, diperlukan sebuah penyelenggaraan pelatihan dasar yang inovatif dan terintegrasi. Yakni, penyelenggaraan pelatihan yang memadukan pembelajaran klasikal di tempat pelatihan dan pembelajaran berupa aktualisasi di tempat kerja,” katanya.

Menurut Wabup Timbul, pada tribulan IV tahun 2019 ini Pemerintah Kabupaten Probolinggo melalui Badan Kepegawaian Daerah telah melaksanakan Pelatihan Dasar (Latsar) untuk Calon Pegawai Negeri Sipil tahun 2018. Pelatihan dasar ini merupakan bentuk baru dari pengembangan yang dulu sering disebut dengan pendidikan dan pelatihan pra jabatan.

“Pengembangan bentuk baru pelatihan dasar ini merupakan jawaban akan kebutuhan pemerintah dalam memenuhi tuntutan masyarakat yang menghendaki pelayanan yang cepat, efektif dan efisien dalam segala bentuk segi pelayanan dasar seperti pendidikan dan kesehatan,” jelasnya.

Wabup Timbul menegaskan Aparatur Sipil Negara merupakan salah satu aset penting dalam penyelenggaraan roda pemerintahan di Negara kira. Terlebih saat ini dunia sedang menghadapi era disrupsi teknologi hingga munculnya revolusi industri 4.0. Maka dari itu, agar Negara kita dapat bersaing dengan Negara-negara lainnya di era revolusi industri 4.0. Pemerintah telah merancang road map program smart ASN yang ditargetkan dapat terwujud pada tahun 2024.

“Saya ingin menekankan bahwa pelatihan dasar CPNS ini merupakan salah satu upaya dari pemerintah untuk meningkatkan kualitas birokrasi. Dimana pemerintah mempunyai visi birokrasi berkelas dunia tahun 2024 dengan ASN yang mempunyai integritas, nasionalisme, berwawasan global, menguasai informasi dan teknologi serta melayani dengan hati,” tegasnya.

Lebih lanjut Wabup Timbul berpesan bahwa apa yang sudah dijalani dalam pelatihan dasar ini meniadi pengalaman yang berharga dalam menimba ilmu yang berguna bagi bekal dalam melaksanakan tugas sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil.

“Janganlah menganggap pelatihan dasar ini hanya sekedar untuk memenuhi persyaratan administrative dan formalitas semata, tapi jadikan pelatihan dasar ini sebagai momentum untuk membawa dampak yang nyata bagi peningkatan kinerja para Aparatur Sipil Negara khususnya dalam pengembangan wawasan pengetahuan, ketrampilan dan pembentukan mental sehingga terbentuk sosok Aparatur Sipil Negara yang memiliki kemampuan tinggi dalam menjabarkan visi dan misi Bupati Probolinggo ke depannya,” pungkasnya.

Setelah dilakukan evaluasi dari aspek sikap perilaku dan aspek akademis, maka dari 270 orang peserta ada beberapa peserta terbaik. Terbaik dari angkatan 69 adalah dr Gusti Pindo Asa Anindito dari RSUD Waluyo Jati Kraksaan dengan judul pelaporan aktualisasi metode pendekatan personal pasien risiko jatuh dan keluarga berbasis media pamflet di RSUD Waluyo Jati Kraksaan. Terbaik dari angkatan 70 diraih Moh. Abdul Gafur Riwayanto dari SDN Bucor Wetan II Kecamatan Pakuniran dengan judul laporan aktualisasi penerapan ODSAG (Out Door Scout 7 Activity Games) dalam membelajarkan nilai-nilai karakter pada peserta didik di SDN Bucor Wetan II Kecamatan Pakuniran.

Selanjutnya, terbaik dari angkatan 94 diraih Ramadhana Sanja Arif dari Dinas Pendidikan Kabupaten Probolinggo dengan judul laporan aktualisasi validasi data kepegawaian GTT dan PTT melalui rekonsiliasi data NIK di Dinas Pendidikan Kabupaten Probolinggo. Terbaik dari angkatan 95 diraih Yoyok Hari Irawan dari SDN Tiris III Kecamatan Tiris dengan judul laporan aktualisasi optimalisasi hasil belajar siswa dengan bor kali (botol perkalian) pada operasi hitung matematika kelas 3 di SDN Tiris III.

Terbaik dari angkatan 112 diraih Alex Witanto dari SDN Brabe I Kecamatan Maron dengan judul laporan aktualisasi optimalisasi media pasel (paralon selang) untuk meningkatkan minat latihan kekuatan siswa kelas VI pada pembelajaran Penjasorkes di SDN Brabe I. Terbaik dari angkatan 113 diraih Eko Hadi Purwanto dari SDN Jatiurip I Kecamatan Krejengan dengan judul laporan aktualisasi penerapan model pembelajaran treffinger berbasis saintifik untuk meningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas VI SDN Jatiurip I Kecamatan Krejengan.

Terbaik dari angkatan 163 diraih Abd. Kodir dari Inspektorat Kabupaten Probolinggo dengan judul laporan aktualisasi peningkatan efisiensi pengelolaan dokumen daftar 11 penilaian risiko OPD melalui aplikasi Simiko (Sistem Informasi Manajamen Risiko) di Inspektorat Kabupaten Probolinggo. (wan)

cww trust seal