Tuesday, June 22, 2021
Depan > Pemerintahan > Satgas PP COVID-19 Catat 212 ODP dan 5 PDP

Satgas PP COVID-19 Catat 212 ODP dan 5 PDP

Reporter : Syamsul Akbar
KRAKSAAN – Satgas Penanggulangan Bencana Non Alam dan Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Probolinggo mencatat hingga Jum’at (3/4/2020), perkembangan terkini kasus Corona Virus Disease (COVID-19) di Kabupaten Probolinggo untuk Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 212 orang dengan keterangan 194 orang masih dipantau dan 18 orang selesai dipantau.

“Hingga saat ini sudah ada 5 orang yang masuk kategori Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dengan keterangan 1 orang dalam perawatan, 2 orang sembuh dan 2 orang meninggal dunia,” kata Juru Bicara Satgas Penanggulangan Bencana Non Alam dan Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Probolinggo dr. Anang Budi Yoelijanto.

Untuk PDP yang masih dalam perawatan berasal dari Desa Sukapura Kecamatan Sukapura, 2 orang PDP sembuh berasal dari Desa Watuwungkuk Kecamatan Dringu dan Kelurahan Semampir Kecamatan Kraksaan serta 2 orang PDP yang meninggal dunia berasal dari Desa Asembakor Kecamatan Kraksaan dan Desa Liprak Kulon Kecamatan Banyuanyar.

“Untuk PDP yang meninggal dunia dari Desa Liprak Kulon Kecamatan Banyuanyar itu memang mempunyai penyakit kencing manis, ada sakit paru-paru lama dan infeksi baru. Meninggalnya karena gagal napas. Yang bersangkutan dimasukkan ke PDP karena dia kemarin ada perjalanan ke Papua mondar mandir. Tapi kita sudah rapid test dan hasilnya negatif,” jelasnya.

Sebenarnya terang Anang, untuk PDP balita usia 3 tahun asal Desa Sukapura Kecamatan Sukapura hasil swap kedua negatif. Tetapi ini pemberitahuan hanya melalui media. Hasil tertulisnya nanti akan dikirimkan oleh Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang. Karena sudah dinyatakan negatif, maka yang bersangkutan sudah kita pulangkan.

“Setelah dinyatakan negatif, maka prinsipnya yang bersangkutan bukan sakit karena Corona. Tetapi tetap harus saja stay di rumah supaya tidak tertular yang lain. Dia sudah dinyatakan negatif, tapi kalau kemana-mana maka akan ketularan lagi dari orang lain. Tetap jaga kesehatan, batasi kemana-mana bukan karena sakitnya kemarin tapi semua masyarakat khan harus seperti itu,” pungkasnya. (wan)

cww trust seal