Reporter : Mujiono
PROBOLINGGO – Wakil Bupati (Wabup) Probolinggo Drs. HA. Timbul Prihanjoko menyambut kehadiran sekaligus menerima aspirasi tokoh masyarakat (tomas) di tujuh desa se- Kecamatan Sumber, Minggu (15/1/2023) di pringgitan Rumah Dinas Bupati Probolinggo.
Turut mendampingi anggota DPRD Kabupaten Probolinggo Supoyo, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Probolinggo Edy Suryanto, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Probolinggo Ugas Irwanto serta Kepala Bidang Infokom Publik Dinas Kominfo, Statistik dan Persandian Kabupaten Probolinggo Wahyu Hidayat.
Kegiatan ini diikuti oleh sekitar tujuh orang tokoh masyarakat dari Desa Ledokombo, Desa Sumberanom, Desa Wonokerso, Desa Pandansari, Desa Rambaan, Desa Tukul dan Desa Gemito yang menyampaikan aspirasinya untuk kemajuan desanya.
Dari usulan-usulan yang dikeluarkan oleh tujuh orang tokoh masyarakat desa se-Kecamatan Sumber, Wabup Timbul telah memecahkan dan ditindaklanjuti permasalahan-permasalahan yang ada demi meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat.
Seperti pengembangan desa, penambahan formasi guru agama di sekolah-sekolah, bantuan-bantuan untuk pembuatan atau perbaikan tempat ibadah, pelestarian sumber mata air dan pencarian mata air, infrastuktur jalan.
“Pemerintah Daerah sangat mendukung pada anak-anak muda yang memiliki pemikiran untuk pengembangan desa,” katanya.
Menurut Wakil Timbul, ada hal penting yang harus ditangani terkait dengan kebutuhan sehari-hari yaitu berupa sumber mata air. “Kami tetap berkonsentrasi dengan sumber mata air sebagaimana yang telah dilakukan oleh anak-anak pramuka yang bekerjasama dengan PT YTL-Jawa Power dalam hal penyelamatan sumber mata air,” jelasnya.
Wabup Timbul menegaskan rusaknya lingkungan atau tidak dilestarikannya lingkungan adalah salah satu faktor penyebab kurangnya sumber mata air. Anak-anak pramuka, para pemuda dan juga perangkat desa terlibat peduli lingkungan sekaligus menyelamatkan lingkungan. “Dengan menyelamatkan dan menjaga lingkungan, akan semakin banyak sumber-sumber mata air,” tegasnya.
Terkait dengan perbaikan jalan di wilayah Kecamatan Sumber di tahun 2022 sudah dianggarkan dan ternyata gagal lelang. “Oleh karena itu, sebagai pemuda perwakilan dari desa untuk bisa menyampaikan kepada masyarakat sekitar bahwa tidak ada dikotomi antara di desa dan di kota tentang perbaikan jalan. Semua sama dan akan dilayani perbaikan infrastruktur jalan,” pungkasnya. (y0n)
