Monday, March 4, 2024
Depan > Kemasyarakatan > Wabup Timbul dan PLN Audiensi Pengamanan Penyaluran Energi Listrik di KTT G20

Wabup Timbul dan PLN Audiensi Pengamanan Penyaluran Energi Listrik di KTT G20

Reporter : Syamsul Akbar
KRAKSAAN – Wakil Bupati (Wabup) Probolinggo Drs. HA. Timbul Prihanjoko melakukan audiensi pengamanan penyaluran energi listrik dalam rangka KTT G20 dengan Manager PLN UPT Probolinggo Ahmad Azhari Kemma bersama jajaran di ruang kerja Kantor Bupati Probolinggo, Selasa (6/9/2022).

Turut mendampingi, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Ahmad Hasyim Ashari, Kepala Satpol PP Achmad Aruman, Kepala DLH Dwijoko Nurjayadi, Kepala Diskominfo Yulius Christian dan Kabag Perekonomian dan SDA Susilo Isnadi.

Wakil Bupati (Wabup) Probolinggo Drs. HA. Timbul Prihanjoko mengajak dan menghimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Probolinggo untuk ikut mensukseskan event Internasional KTT G20 di Bali pada bulan Nopember dengan cara menjaga keamanan dan keandalan jaringan listrik PLN dari Tower SUTT (Saluran Udara Tegangan Tinggi) dan SUTET (Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi).

“Salah satunya dengan tidak bermain layang-layang di jaringan PLN, menanam pohon di dekat jaringan PLN atau melakukan penggalian tanah secara illegal di area tapak tower PLN,” katanya.

Lebih lanjut Wabup Timbul mengaku merasa sangat bangga Kabupaten Probolinggo menjadi salah satu daerah yang turut menyukseskan agenda KTT G20. “Mari kita bersama-sama mensukseskan agenda KTT G20,” tegasnya.

Sementara Manager PLN UPT Probolinggo Ahmad Azhari Kemma menyampaikan ucapan terima kasih karena ada komitmen dari Wabup Probolinggo untuk ikut mensukseskan KTT G20 tersebut dengan memberikan himbauan kepada masyarakat untuk melakukan pengamanan dan menghindari kegiatan-kegiatan yang bisa berpotensi mengakibatkan gangguan pasokan energi listrik terutama yang ke arah Pulau Bali.

“Jadi ada beberapa aktifitas masyarakat yang selama ini bisa menjadi ancaman seperti laying-layang, penanaman pohon di bawah jaringan SUTT dan SUTET serta adanya penggalian tambang galian C yang bisa mengakibatkan longsor yang berbahaya bagi tower-tower PLN,” ungkapnya.

Menurut Ahmad Azhari, untuk kondisi SUTT dan SUTET di Kabupaten Probolinggo selama ini terus dipantau terutama dari musim layang-layang dengan rutin melakukan sidak. Bilamana ada masyarakat bermain layang-layang dan mengarah ke jaringan PLN akan diminta untuk diturunkan.

“PLN berupaya bagaimana meningkatkan pemeliharaan dan asesmen terhadap peralatan-peralatan kami supaya selalu dalam kondisi siap dalam penyaluran energi listrik, khususnya dalam rangka menyambut KTT G20 di bulan Nopember di Bali,” jelasnya.

Ahmad Azhari menjelaskan layang-layang yang dimainkan masyarakat apabila mengenai jaringan PLN akan bisa mengakibatkan hubungan singkat yang akan bisa mengakibatkan pemadaman pada jarinan tersebut. Apabila ini bisa terjadi pada beberapa jaringan bisa mengakibatkan pemadaman yang luas.

“Kami berharap kepada Pemerintah Kabupaten Probolinggo berharap bisa memberikan himbauan kepada masyarakat khususnya yang sering bermain layang-layang di dekat jaringan agar bijak bermain layang-layang. Artinya mereka tidak dilarang bermain layang-layang, tetapi mereka bisa bermain layang-layang secara bijak dengan tidak di dekat jaringan PLN,” pungkasnya. (wan)