Depan > Kemasyarakatan > Toleransi Antar Umat Beragama, Guru di Kecamatan Sumber Bagikan Takjil

Toleransi Antar Umat Beragama, Guru di Kecamatan Sumber Bagikan Takjil

Reporter : Syamsul Akbar
PROBOLINGGO – Sebagai bentuk toleransi antar suku dan antar umat beragama, guru-guru yang tergabung dalam PGRI Kecamatan Sumber membagikan takjil gratis bagi pengguna jalan yang melintas di Jl. Mastrip Kota Probolinggo, Sabtu (23/4/2022) sore.

Kegiatan yang melibatkan 30 guru ini dilakukan bekerja sama dengan Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Kecamatan Sumber dan perusahaan cuci mobil MSDW Probolinggo. Selain guru muslim, pembagian takjil ini juga melibatkan anggota yang non muslim dari agama Hindu dan Kristen.

Untuk pembagian takjil ini, PGRI Kecamatan Sumber menyiapkan sekitar 400 pak menu takjil. Pembagian takjil tersebut berlangsung tidak sampai 30 menit karena lokasi di Jl. Mastrip Kota Probolinggo memang cukup padat pengguna jalannya.

Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua PGRI Kabupaten Probolinggo Asim, Koordinator Wilayah (Korwil) Bidang Pendidikan Kecamatan Sumber Joko Rohani Sanjaya serta Ketua PGRI Kecamatan Sumber Abdul Gaffar.

Ketua PGRI Kecamatan Sumber Abdul Gaffar menyampaikan momentum bulan suci Ramadhan 1443 Hijriyah ini mampu merekatkan kebersamaan dan kerukunan antar umat beragama dan suku, khususnya yang ada di Kecamatan Sumber.

“Pembagian takjil ini bertujuan sebagai wujud toleransi antar umat beragama dan saling berbagi terutama kepada yang membutuhkan di bulan suci Ramadhan 1443 Hijriyah yang penuh berkah,” ujarnya.

Sementara Korwil Bidang Pendidikan Kecamatan Sumber Joko Rohani Sanjaya mengungkapkan dengan pembagian takjil ini merupakan sebuah kegiatan yang patut terus dilaksanakan melalui kerja sama Korwil Bidang Pendidikan, PGRI, K3S, tokoh masyarakat dan tokoh agama.

“Alhamdulilah di Kecamatan Sumber terwujud kebersamaan antar suku dan antar umat beragama di momentum bulan suci Ramadhan yang penuh berkah melalui pembagian takjil,” ungkapnya.

Sedangkan Ketua PGRI Kabupaten Probolinggo Asim mengaku bersyukur dan senang sekali karena guru-guru yang beragama Islam, Hindu dan Kristen bisa berbagi dalam kebersamaan antar umat beragama. Bahkan masyaraat Tengger rela turun gunung demi berbagi takjil.

“Harapannya semoga indahnya kebersamaan antar umat beragama ini selalu terpelihara dalam kehidupan sehari-hari, terutama di momentum bulan suci Ramadhan 1443 Hijriyah,” katanya. (wan)