Wednesday, September 22, 2021
Depan > Kesehatan > Terus Berbenah, Harapkan Laboratorium RSUD Waluyo Jati Jadi Laboratorium Rujukan

Terus Berbenah, Harapkan Laboratorium RSUD Waluyo Jati Jadi Laboratorium Rujukan

Reporter : Syamsul Akbar
KRAKSAAN – Demi memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Waluyo Jati Kraksaan terus berbenah baik dari sisi Sumber Daya Manusia (SDM) maupun peralatan medisnya, termasuk peralatan yang ada di Laboratorium.

Laboratorium RSUD Waluyo Jati Kraksaan mulai tahun 2015 hingga saat ini sudah mengalami perubahan yang sangat signifikan. Antara lain dengan rutin melakukan quality kontrol setiap hari dan pemeriksaan mutu eksternal.

“Jadi pemantauan mutu eksternal sudah kita lakukan setiap tahun. Mulai dari dua penyelenggara di Indonesia dan satu penyelenggara asing. Jadi secara internasional kita sudah bisa dibandingkan dengan laboratorium di luar,” kata Kepala Instalasi Laboratorium RSUD Waluyo Jati Kraksaan dr. Izzuki Muhashomah.

Terkait dengan upgrade alat yang ada di laboratorium jelas Izzuki, pihaknya sudah mulai meninggalkan alat-alat laboratorium yang usianya lebih dari 5 tahun. Jadi semua alat yang dipakai adalah alat-alat baru sehingga untuk akurasi dan presisi alat lebih bisa dipertanggungjawabkan.

“Mengenai program yang lain adalah program medikal ceck up. Disini menerima medical ceck up dari instansi-instansi maupun dari perorangan yang membutuhkan medical ceck up di RSUD Waluyo Jati Kraksaan. Kita bisa jemput bola di tempat yang diinginkan ataupun yang bersangkutan bisa hadir di RSUD Waluyo Jati Kraksaan,” jelasnya.

Menurut Izzuki, beberapa waktu lalu pihak RSUD Waluyo Jati Kraksaan sudah memberikan pelatihan terkait dengan plebotomi. Dimana plebotomi itu merupakan pengambilan darah oleh ATLM (Ahli Teknologi Laboratorium Medis) yang semuanya sudah terlatih dan tersertifikasi.

“Dari 19 orang ATLM kita, semuanya sudah tersertifikasi dengan plebotomi. Alhamdulillah rutin dilakukan setiap tahun kita ada refreshing untuk internal sendiri termasuk juga refreshing untuk teman-teman perawat maupun teman-teman lain yang ada di RSUD Waluyo Jati Kraksaan,” terangnya.

Lebih lanjut Izzuki menjelaskan plebotomi ini bertujuan untuk pengambilan spesimen darah yang akurat dan baik, yang sesuai dan hasilnya bisa dipercaya. “Selain dipercaya juga dapat sesuai dengan kebutuhan pasien pada saat itu,” tegasnya.

Izzuki berharap masyarakat terutama masyarakat rumah sakit dan yang paling penting adalah DPJP (Dokter Penanggungjawab Pasien) paham bagaimana mendapatkan hasil laboratorium yang sesuai dengan kondisi pasien saat itu. Selain itu bisa memilih laboratorium rujukan yang jauh lebih baik dan lebih dapat dipercaya dengan syarat yang sudah ditentukan termasuk ada penanggung jawab jelas.

“Disamping itu ada ATLM atau petugas yang kualitasnya dapat dipertanggungjawabkan. Alat-alatnya juga quality control dan pemantapan mutu eksternal dapat dipertanggungjawabkan dengan baik semuanya. Serta kita bisa menjadi penentu diagnosis dari pasien yang dirawat di RSUD Waluyo Jati Kraksaan terutama dan Kabupaten Probolinggo pada umumnya,” pungkasnya.

Sementara Humas RSUD Waluyo Jati Kraksaan Sugianto menyampaikan untuk masyarakat Kabupaten Probolinggo pada umumnya bahwa di Laboratorium RSUD Waluyo Jati Kraksaan ini ada tiga unit pelayanan meliputi Patologi Klinis (PK), Patologi Anatomi (PA) dan Polymerase Chain Reaction ad (PCR). Terkait dengan pengembangan ke depan, tentu manajemen RSUD Waluyo Jati Kraksaan akan selalu mendukung untuk pengembangan-pengembangan selanjutnya.

“Kami mendukung dan menyiapkan mulai dari SDM hingga peralatan-peralatan yang harus dipenuhi agar laboratorium kita bisa berkompetisi dengan memperoleh hasil-hasil yang sangat akurat dan dapat dipercaya. Harapannya Laboratorium RSUD Wlauyo Jati menjadi laboratorium rujukan karena mendapatkan kepercayaan dari segi kualitas,” harapnya. (wan)