Thursday, October 8, 2026
Depan > Kemasyarakatan > Terima Audiensi KADIN dan PLN UP 3 Pasuruan, Bupati Haris Dorong Pemerataan Listrik Hingga Tingkat Dusun

Terima Audiensi KADIN dan PLN UP 3 Pasuruan, Bupati Haris Dorong Pemerataan Listrik Hingga Tingkat Dusun

KRAKSAAN – Bupati Probolinggo dr. Mohammad Haris melakukan audiensi bersama Kamar Dagang dan Industri Kabupaten Probolinggo (KADIN) Kabupaten Probolinggo dan PLN UP3 Pasuruan di ruang kerjanya, Senin (30/3/2026). Audiensi ini dilakukan untuk memperkuat sinergi dalam pemerataan layanan listrik di wilayah Kabupaten Probolinggo.

Audiensi tersebut dihadiri Ketua KADIN Kabupaten Probolinggo Gede Vandana Wijaya dan Pimpinan PLN UP3 Pasuruan Agus Susanto. Turut mendampingi, Kepala Bapelitbangda Kabupaten Probolinggo Juwono Prasetijo Utomo serta Kabag Perekonomian dan SDA Setda Kabupaten Probolinggo Arie Kartikasari.

Dalam pertemuan tersebut, Bupati Probolinggo dr. Mohammad Haris menegaskan komitmennya untuk memastikan seluruh wilayah, termasuk dusun-dusun terpencil dapat menikmati aliran listrik secara merata. Sebab masih terdapat sejumlah wilayah yang secara administratif desa telah teraliri listrik, namun beberapa dusunnya belum tersentuh layanan secara optimal.

“Kita harapkan meskipun bertahap, tidak ada lagi kawasan di Kabupaten Probolinggo yang tidak teraliri listrik. Masih ada desa yang sudah teraliri, tetapi dusunnya belum. Ini menjadi perhatian kita bersama,” katanya.

Bupati Probolinggo dr. Mohammad Haris menerima audiensi Ketua KADIN Kabupaten Probolinggo Gede Vandana Wijaya dan PLN UP3 Pasuruan Agus Susanto. (Foto : Istimewa)

Bupati Haris juga menyoroti kondisi di wilayah barat seperti Kecamatan Tongas. Di mana masyarakat masih melakukan penarikan kabel listrik secara mandiri. Kondisi tersebut sangat berisiko terhadap keselamatan.

“Kita temukan kabel ditarik sendiri dan posisinya sudah turun ke bawah. Ini tidak aman dan berpotensi membahayakan, terutama bagi anak-anak,” tegasnya.

Selain pemerataan akses, Bupati Haris juga menekankan pentingnya kestabilan pasokan listrik bagi pelaku usaha. Ia mencontohkan wilayah Kecamatan Pakuniran yang memiliki industri kayu berorientasi ekspor dan sangat bergantung pada suplai listrik yang stabil.

“Kalau voltasenya tidak stabil, produksi bisa terganggu. Kami berharap ada solusi dari PLN agar listrik lebih stabil dan efisien untuk mendukung UMKM dan industri,” jelasnya.

Bupati Probolinggo dr. Mohammad Haris bersama Pimpinan PLN UP3 Pasuruan Agus Susanto saling bertukar cinderamata. (Foto : Istimewa)

Pemkab Probolinggo juga mendorong penguatan infrastruktur kelistrikan, termasuk rencana pembangunan gardu atau trafo di titik-titik strategis.

“Program penerangan jalan melalui skema Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) juga tengah diupayakan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik,” tambahnya.

Sementara Ketua KADIN Kabupaten Probolinggo Gede Vandana Wijaya menyampaikan audiensi ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah, dunia usaha dan PLN.

“KADIN sebagai mitra strategis Pemerintah Daerah siap menjadi mediator untuk mendorong sinergi, termasuk pemanfaatan program Corporate Social Responsibility (CSR) dari PLN guna mewujudkan Kabupaten Probolinggo yang lebih terang, nyaman dan SAE,” ungkapnya.

Bupati Probolinggo dr. Mohammad Haris foto bersama dengan Ketua KADIN Kabupaten Probolinggo Gede Vandana Wijaya dan Pimpinan PLN UP3 Pasuruan Agus Susanto. (Foto : Istimewa)

Melalui sinergi ini, diharapkan pemerataan listrik dapat segera terwujud, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah menuju visi pembangunan yang berkelanjutan. ***

Penulis : Syamsul Akbar
Editor : Tim Bromo Info