Reporter : Syamsul Akbar
KRAKSAAN – Hingga akhir Desember 2022, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Probolinggo berhasil mengumpulkan dana Zakat Infaq dan Sodakoh (ZIS) sebesar Rp 3.535.603.996. Terdiri dari zakat sebesar Rp 2.888.073.249 dan infaq/shadaqah sebesar Rp 647.530.747.
Hal tersebut ditegaskan oleh Ketua Baznas Kabupaten Probolinggo H Ahmad Muzammil, Kamis (12/1/2023). Menurutnya, perolehan tersebut masih ditambah dengan sisa saldo tahun 2021 sebesar Rp 946.699.489. Terdiri dari zakat sebesar Rp 839.090.702 dan infaq/shadaqah sebesar Rp 107.608.787.
“Total perolehan ZIS per 31 Desember 2022 setelah ditambah dengan sisa saldo tahun 2021 mencapai Rp 4.482.303.485. Terdiri dari zakat sebesar Rp 3.727.163.951 dan infaq/shadaqah sebesar Rp 755.139.534,” katanya.
Muzammil menerangkan perolehan dana ZIS tahun 2022 tidak mampu mencapai target. Pasalnya dari target sebesar Rp 4 miliar, tercapai sebesar 88,39% atau Rp 3.535.603.996. “Jika dibandingkan tahun 2021, perolehan dana ZIS tahun 2022 ini ada penurunan sekitar 10 persen,” tegasnya.
Selama kurun waktu yang sama jelas Muzammil, dana ZIS sebesar Rp 3.555.181.964 sudah disalurkan kepada orang yang berhak menerimanya. Meliputi zakat sebesar Rp 3.085.154.333 dan infaq/shadaqah sebesar Rp 470.027.631.
“Dengan demikian, saldo keseluruhan dana ZIS hingga akhir Desember 2022 mencapai Rp 927.121.521 dengan rincian zakat sebesar Rp 642.009.618 dan infaq/shadaqah sebesar Rp 285.111.903,” jelasnya.
Lebih lanjut Muzammil menegaskan pengeluaran terbesar ada pada kegiatan pembagian sembako yang dilaksanakan sebelum dan saat bulan suci Ramadhan, penyerahan Bantuan Operasional bagi PKBM dan kegiatan peringatan Hari Santri Nasional.
“Harapan kami ke depan perolehan dana ZIS melalui Baznas Kabupaten Probolinggo bisa semakin meningkat sehingga bisa membantu program-program Pemerintah Kabupaten Probolinggo dalam upaya mengentaskan kemiskinan di Kabupaten Probolinggo,” pungkasnya. (wan)
