Depan > Kemasyarakatan > Siap Sholat Idul Adha 1443 H, Masjid Agung Ar-Raudlah Terima 16 Ekor Hewan Kurban

Siap Sholat Idul Adha 1443 H, Masjid Agung Ar-Raudlah Terima 16 Ekor Hewan Kurban

Reporter : Syamsul Akbar
KRAKSAAN – Masjid Agung Ar-Raudlah Kota Kraksaan siap melaksanakan Sholat Idul Adha 1443 Hijriyah yang jatuh pada Minggu tanggal 10 Juli 2022. Kesiapan itu dilakukan dengan melakukan pengepelan jalan raya depan masjid untuk tambahan tempat sholat yang diperkirakan mencapai 1.000 jamaah, Sabtu (9/7/2022) malam.

“Malam ini kita takbiran karena sudah sesuai dengan keputusan pemerintah, NU dan MUI. Kita sterilkan lokasi bekerja sama dengan Dinas Kesehatan. Selain itu kita bekerja sama dengan DLH mengepel jalan raya di depan masjid untuk tempat sholat. Sebab kita perkirakan yang Sholat Idul Adha 1443 Hijriyah sekitar 1.000 orang mulai pukul 06.00 WIB,” kata Ketua Yayasan Masjid Agung Ar-Raudlah M. Zubaidi.

Menurut Zubaidi, sesuai dengan hasil keputusan rapat bersama antara Takmir Masjid Agung Ar-Raudlah dengan TNI/Polri dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait bahwa dalam pelaksanaan Sholat Idul Adha 1443 Hijriyah ini tetap menerapkan protokol kesehatan. “Kita masih diberi akses dan fasilitas masker oleh Dinas Kesehatan yang akan diberikan kepada para jamaah,” jelasnya.

Zubaidi menjelaskan Sholat Idul Adha 1443 Hijriyah di Masjid Agung Ar-Raudlah akan dimulai pada pukul 06.00 WIB. Selaku imam dan khotib adalah Habib Ali Al Kaff selaku Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Qur’an Kelurahan Patokan Kecamatan Kraksaan Kabupaten Probolinggo. “Sebelum Sholat Idul Adha 1443 Hijriyah dimulai, nantinya ada sambutan dari Bapak Plt Bupati Probolinggo,” terangnya.

Setelah sholat jelas Zubaidi, nantinya ada penyerahan hewan kurban. Pertama dari Plt Bupati Probolinggo Drs. HA. Timbul Prihanjoko kepada Ketua Takmir Masjid Agung Ar-Raudlah KH Sa’dullah Asy’ari. Kedua dari Ketua DP Korpri Kabupaten Probolinggo H. Soeparwiyono kepada Ketua Yayasan Masjid Agung Ar-Raudlah M. Zubaidi. “Baru kemudian sekitar pukul 12.00 WIB akan dilakukan pemotongan hewan kurban di RPH (Rumah Potong Hewan) Desa Sentong Kecamatan Krejengan,” ujarnya.

Lebih lanjut Zubaidi menjelaskan pemotongan hewan kurban di RPH ini menggunakan protokol kesehatan saat wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). Dimana sejak dua hari yang lalu, Dinas Pertanian (Diperta) Kabupaten Probolinggo mengirimkan tim dokter hewan untuk memeriksa layak dan tidaknya hewan kurban untuk dikonsumsi.

“Kita menerima hewan kurban dari berbagai kota, terutama dari Gubernur Jawa Timur dan PT HM Sampoerna. Termasuk dari Plt Bupati Probolinggo, Korpri, Polres Probolinggo dan masyarakat umum,” tegasnya.

Hingga mala mini terang Zubaidi, Masjid Agung Ar-Raudlah menerima hewan kurban sebanyak 6 ekor sapi dan 10 ekor kambing. Semua hewan kurban tersebut akan dipotong di RPH Krejengan sesuai dengan prosedur PMK. Setelah itu baru diangkut menggunakan tiga kendaraan dan disebarkan kepada jamaah masjid serta masyarakat yang berhak yang berada di sekitar Kelurahan Patokan, Sidomukti dan Desa Bulu sekitar 1.500 bungkus.

“Kita sudah mempunyai database sebanyak 1.500 orang yang diupdate setiap tahun. Jadi kita sudah mempunyai nama siapa yang berhak setiap tahun, tetapi diupdate ketika meninggal dunia atau ketika ada penambahan. Saat hewan kurban bertambah, maka penerima juga bertambah. Kita siapkan armada 6 mobil dikirim ke orang yang berhak untuk menghindari kerumunan dan tidak berkumpul di masjid. Jadi orang-orang itu tinggal menerima saja,” ungkapnya.

Oleh karena itu Zubaidi menghimbau masyarakat untuk beramai-ramai Sholat Idul Adha 1443 Hijriyah di Masjid Agung Ar-Raudlah bersama dengan Plt Bupati Probolinggo dan Forkopimda dengan imam dan khotib Habib Ali Al Kaff.

“Kita sampaikan kepada masyarakat bahwa sapi dan kambing tidak menyebabkan penularan penyakit. Sapi dan kambing yang dikurbankan di Masjid Agung Ar-Raudlah Kraksaan sudah dilakukan sesuai dengan prosedur kesehatan hewan dan diperiksa oleh dokter hewan serta disembelih di RPH dan bukan di Masjid Agung Ar-Raudlah,” pungkasnya. (wan)