Thursday, June 17, 2021
Depan > Kemasyarakatan > Senam Imunitas Mak Blonjo Juara Lomba Senam Sehat Virtual

Senam Imunitas Mak Blonjo Juara Lomba Senam Sehat Virtual

Reporter : Syamsul Akbar
DRINGU – Senam Imunitas Mak Blonjo Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Probolinggo berhasil tampil sebagai juara pertama dalam Lomba Senam Sehat Korpri virtual tahun 2020.

Senam Sehat Korpri virtual ini digelar oleh Dinas Kominfo, Statistik dan Persandian (Diskominfo) Kabupaten Probolinggo bersama Dewan Pengurus (DP) Korpri Kabupaten Probolinggo dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-49 tahun 2020.

“Prestasi ini memberikan kebahagiaan bersama, khususnya koordinator pasar dan staf pasar serta pedagang dan pembeli di 34 pasar Kabupaten Probolinggo. Mengapa demikian? Karena tema yang diambil dalam senam kali ini adalah Senam Imunitas Mak Blonjo,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disperindag Kabupaten Probolinggo Taufik Alami.

Menurut Taufik, program Mak Blonjo Disperindag adalah suatu fasilitasi antara pembeli dan pedagang. Dimana situasi pandemi Covid-19 seperti ini banyak masyarakat mungkin ragu dan takut untuk berbelanja di pasar.

“Nah kita fasilitasi untuk membeli dan belanja di pedagang lebih bersih, lebih sehat, lebih higienis dan kita antarkan di tempat. Sementara positifnya adalah pedagang dibantu dan merasa terbantu karena dagangannya menjadi laku. Berikutnya pedagang akhirnya menyiapkan dagangannya itu lebih bersih dan lebih sehat,” jelasnya.

Taufik menerangkan misalkan selama ini mungkin belum mendapat perhatian lebih, maka sekarang sudah mendapat perhatian lebih. Jadi bukan hanya misi ketahanan ekonomi masyarakat saja, tetapi disini adalah juga misi sosial.

“Tidak ada anggaran apapun, jadi hanya berdasarkan ongkos kirim per kilo Rp 1.000. Inilah hakekatnya, jadi penguatan ketahanan ekonomi masyarakat yang nantinya fungsi kemanusiaan yang ujungnya adalah peningkatan PAD (Pendapatan Asli Daerah) dari sektor pasar,” terangnya.

Terkait keberhasilan Senam Imunitas Mak Blonjo raih juara pertama Taufik melihat juri sangat peka luar biasa dan misi yang tersembunyi ini kelihatan. Jadi pada misi senam tersebut, ada pedagang atau pembeli yang tidak memakai masker, maka dianjurkan memakai masker.

“Ada disiplin protokol kesehatan dan senam imunitas untuk memperkuat imunitas. Karena senamnya dengan penuh keceriaan dan bersama-sama. Artinya pedagang, tukang parkir, pembeli, abang ojek dan abang becak semuanya ikut senam. Inilah kebersamaan yang mengindikasikan kegotongroyongan dan kekuatan bersama untuk menghadapi pandemi Covid-19,” tegasnya.

Taufik mengaku salut, khususnya panitia dari DP Korpri Kabupaten Probolinggo dan Diskominfo yang menyelenggarakan kegiatan yang positif. Harapannya tahun kedepannya berkelanjutan karena programnya sangat adaptif menyesuaikan.

“Senam virtual itu sangat langka dan sulit dan bukan hanya senam biasa, tetapi bagaimana menampilkan sisi-sisi yang lain mulai dari obyek wisatanya, kekuatannya dan senamnya harus mempunyai tema. Disini panitia tidak memberikan kriteria khusus, kriterianya sangat sederhana. Jadi bagaimana senam itu menginspirasi orang lain untuk disiplin protokol kesehatan,” ungkapnya.

Kelihatannya misi ini yang berhasil ditangkap oleh Disperindag jelas Taufik. Bagaimana kegiatan ini menginspirasi semua masyarakat dan melibatkan semua masyarakat tidak harus dari pemerintah terus. Tetapi masyarakat juga harus memiliki andil yang besar.

“Disperindag berhasil melaksanakan misi ini sehingga juri melihat ini sebagai suatu ciri khas atau keunikan. Inilah yang saya istilahnya salutlah dengan juri dan kepanitiaan khususnya dari Diskominfo Kabupaten Probolinggo,” tambahnya.

Yang tidak kalah pentingnya tegas Taufik, lomba senam ini sebagai ajang mempromosikan gerakan belanja Mak Blonjo. Apalagi saat ini ada pelita kecil yang menyala yang berasal dari Pasar Dringu. Insya Allah ke depannya akan menyala bermunculan di 33 pasar lainnya di Kabupaten Probolinggo.

“Gerakan ini adalah salah satu upaya riil dan nyata bagaimana menguatkan ketahanan ekonomi masyarakat di era pandemi Covid-19 sebagai salah satu upaya gerakan menguatkan kembali disiplin protokol kesehatan. Mohon support dan dukungannya untuk belanja Mak Blonjo Disperindag Kabupaten Probolinggo,” pungkasnya. (wan)

cww trust seal