Friday, December 3, 2021
Depan > Kemasyarakatan > Satu PDP Asal Ranuagung Meninggal Dunia

Satu PDP Asal Ranuagung Meninggal Dunia

Reporter : Syamsul Akbar
KRAKSAAN – Hingga Minggu (3/5/2020) malam, Pelaksana Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Probolinggo mencatat satu orang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) asal Desa Ranuagung Kecamatan Tiris meninggal dunia.

“Sebenarnya PDP yang berjenis kelamin perempuan berusia 9 tahun ini meninggal dunia karena yang bersangkutan mempunyai penyakit yang mendasar. Dalam hal ini penyakit tumor darah atau leukemia,” kata Juru Bicara Pelaksana Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Probolinggo dr. Anang Budi Yoelijanto.

Menurut Anang, untuk hasil rapid testnya yang bersangkutan negatif. Tapi cenderung yang bersangkutan ini meninggal dunia karena penyakit tumor darahnya. “Untuk pemakamannya tetap dianggap sebagai penyakit infeksius dengan menerapkan protokol pemakaman COVID-19,” jelasnya.

Sementara untuk PDP lain yang sedang menjalani perawatan di rumah sakit, Anang menyampaikan sampai sejauh ini masih baik-baik saja. “Keluhan-keluhan penyakit yang dialami langsung mendapatkan penanganan dan pengobatan dari tim medis rumah sakit. Sambil lalu mereka masih menunggu hasil swab dengan harapan nanti semua negatif,” terangnya.

Secara keseluruhan, Pelaksana Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Probolinggo merilis untuk pasien positif COVID-19 sudah mencapai 21 orang atau bertambah 2 orang dari sebelumnya yang mencapai 19 orang. “Dua tambahan pasien positif COVID-19 ini berasal dari Desa Sentong Kecamatan Krejengan dan Desa Tamansari Kecamatan Dringu,” tegasnya.

Selanjutnya, PDP sebanyak 47 orang atau sama dengan sehari sebelumnya dengan keterangan 17 orang dalam pengawasan, 13 orang selesai diawasi dan 17 orang meninggal dunia.

“Serta, Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 419 orang atau bertambah 7 orang dari sebelumnya yang mencapai 412 orang dengan keterangan 92 orang dalam pemantauan, 323 orang selesai dipantau dan 4 orang meninggal dunia,” pungkasnya. (wan)