Thursday, October 8, 2026
Depan > Kesehatan > RSUD Waluyo Jati Gelar Rapat Bersama Dewas Rumah Sakit

RSUD Waluyo Jati Gelar Rapat Bersama Dewas Rumah Sakit

Reporter : Syamsul Akbar
KRAKSAAN – Dalam rangka mengevaluasi penyelenggaraan kegiatan pelayanan di rumah sakit tahun 2023 dan mempersiapkan layanan tahun 2024, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Waluyo Jati Kraksaan menggelar rapat bersama Dewan Pengawas (Dewas) rumah sakit tahun 2023, Sabtu (23/12/2023).

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 08.00 WIB inbi dihadiri oleh 30 orang peserta terdiri dari 3 (tiga) orang Dewas RSUD Waluyo Jati Kraksaan, 1 (satu) orang Sekretaris Dewas dan jajaran manajemen dan SPI.

Plt Direktur RSUD Waluyo Jati dr Hariawan Dwi Tamtomo menyampaikan realisasi pendapatan dan belanja daerah tahun anggaran 2023. Pendapatan BLUD sampai dengan 31 Desember 2023 sebesar Rp 77.876.429.706 atau 108% dari target sebesar Rp 75.453.000.000. “Realisasi pendapatan yang bersumber dari APBD sebesar Rp 51.519.973.288 atau 92%,” ujarnya.

Hariawan menerangkan rencana kerja dan anggaran tahun 2024, pendapatan BLUD sebesar Rp 100.000.000.000 dan pendapatan APBD sebesar Rp 57.684.579.095. “Berdasarkan PT Sucofindo Cabang Surabaya Atas Hasil Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) RSUD Waluyo Jati triwulan III dan IV tahun 2023 dengan Nilai IKM 88,66 (3,55) Mutu Pelayanan A Kinerja Pelayanan Sangat Baik,” jelasnya.

Sementara Ketua Dewan Pengawas RSUD Waluyo Jati Kraksaan Mujoko menyampaian apresiasi atas pencapaian realisasi target pendapatan dan belanja diatas pencapaian SKPD serta hasil SKM dengan nilai IKM 88,66 (3,55) Mutu Pelayanan A Kinerja Pelayanan Sangat Baik. Termasuk percepatan tindak lanjut atas temuan BPK.

“Selain itu, perencanaan pengembangan SDM untuk memenuhi target pengembangan dan pemenuhan target rujukan RSUD Waluyo Jati, implementasi dan rencana pengembangan penerapan digitalisasi dengan prioritas ERM dan system manajemen operasional guna meningkatkan kecepatan pelayanan internal dan eksternal, pengembangan inovasi layanan sebanyak mungkin serta mengintegrasikan evaluasi pelanggan dan proyeksi pendapatan dalam masterplan,” pungkasnya. (wan)