Depan > Kemasyarakatan > Program Probolinggo Sehat, Baznas Gelar Khitanan Massal Gratis

Program Probolinggo Sehat, Baznas Gelar Khitanan Massal Gratis

Reporter : Syamsul Akbar
PAJARAKAN – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Probolinggo bekerja sama dengan Pengurus Cabang Lembaga Kesehatan Nahdlatul Ulama (LKNU) Kota Kraksaan menggelar khitanan massal gratis.

Khitanan massal dalam rangka menjalankan program Probolinggo Sehat ini dilakukan di Kantor MWCNU Kecamatan Pajarakan, Minggu (19/12/2021) pagi. Kegiatan ini diikuti oleh 38 anak dari keluarga kaum dhuafa yang ada di wilayah Kecamatan Pajarakan dan sekitarnya.

Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua Baznas Kabupaten Probolinggo H Ahmad Muzamil, Sekretaris PC LKNU Kota Kraksaan Sugianto, Pengasuh Pondok Pesantren Zainul Hasan Genggong KH Haris Damanhury (Gus Haris), pengurus MWCNU Kecamatan Pajarakan dan PAC Gerakan Pemuda Ansor Kecamatan Pajarakan.

Begitu khitanan massal dimulai, suara tangisan anak terdengar saling bersahutan. Beragam ekspresi terlihat mulai dari menarik-narik baju orang tuanya, sambil bermain handphone hingga orang tuanya yang pucat dan gemetar tatkala anaknya dikhitan.

Namun hal tersebut terhenti ketika prosesi khitanan massal gratis selesai dilakukan. Terlebih ketika usai dikhitan mereka mendapatkan bingkisan berupa sarung, baju dan songkok.

Ketua Baznas Kabupaten Probolinggo H Ahmad Muzamil mengungkapkan khitanan massal gratis ini dilakukan untuk melaksanakan program Probolinggo Sehat yang sudah tercantum didalam RKAT tahun 2021.Karena pandemi Covid-19, maka khitanan massal ini baru bisa dilaksanakan di akhir tahun 2021.

“Khitan ini berkaitan dengan hal thaharah atau kesucian. Jadi bagaimana Baznas ambil bagian untuk anak-anak yang sudah waktunya untuk khitan supaya bisa dilaksanakan khitan. Kesucian ini menjadi suatu kunci pokok didalam orang beribadah. Kalau sudah suci, anak yang akan menghadapi baligh dan seterusnya sudah memenuhi syarat untuk melaksanakan ibadah sesuai dengan rukun dan syaratnya ibadah,” ungkapnya.

Melalui kegiatan khitanan massal gratis ini Muzamil mengharapkan bagaimana supaya output dari khitan ini nantinya bisa memberikan manfaat bagi anak-anak. “Mudah-mudahan dengan adanya khitan ini bisa bermanfaat pada anak-anak yang dikhitan yang nantinya setelah dewasa bermanfaat bukan hanya untuk pribadi tapi juga kepentingan selanjutnya,” harapnya.

Sementara Sekretaris PC LKNU Kota Kraksaan Sugianto menyampaikan khitanan massal gratis ini akan ditangani oleh tenaga medis terlatih dari LKNU Kota Kraksaan. Setelah dikhitan nantinya akan diberikan obat dan harus kontrol ke puskesmas terdekat.

“Untuk sementara waktu jangan sampai terkena air dulu. Jika ada sesuatu dengan efek dari khitan bisa disampaikan ke LKNU Kota Kraksaan sehingga bisa segera ditindaklanjuti dengan cepat. Tetapi kami semaksimal mungkin berupaya supaya anak yang dikhitan segera sembuh,” ujarnya.

Sedangkan Pengasuh Pondok Pesantren Zainul Hasan Genggong KH Haris Damanhury menyampaikan bahwa khitan ini bertujuan untuk mempersiapkan generasi muda bangsa yang taat kepada agama. Sejatinya khitanan massal ini tidak bisa dilakukan apa adanya, namun butuh keterlibatan semua pihak, salah satunya petugas medis dari PC LKNU Kota Kraksaan.

“Mudah-mudahan dengan khitan ini bisa disucikan oleh Allah SWT serta dijauhkan dari dosa dan keterburukan. Semoga setelah dikhitan menjadi orang hebat dan bermanfaat bagi orang lain dalam memperjuangkan agama. Saya bangga melihat kebersamaan ini dan anak-anak terlihat senang sekali,” katanya.

Sebelumnya kegiatan serupa juga dilaksanakan di MI Mambaul Ulum Desa Alassumur Kulon Kecamatan Kraksaan dengan 27 orang peserta. Selanjutnya, kegiatan khitanan massal ini juga akan dilaksanakan di Kecamatan Paiton pada 26 Desember 2021 dengan target 50 orang peserta. Selain itu, khitanan massal juga akan dilakukan pada lembaga pendidikan yang berada di bawah naungan PD Muhammadiyah di wilayah Desa Pendil Kecamatan Banyuanyar. (wan)