Thursday, October 8, 2026
Depan > Pemerintahan > Probolinggo Hadir di Bali, Pemkab Probolinggo Perkuat Jejaring Warga Perantauan

Probolinggo Hadir di Bali, Pemkab Probolinggo Perkuat Jejaring Warga Perantauan

KRAKSAAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo memperkuat hubungan dengan masyarakat Kabupaten Probolinggo yang berada di Bali melalui Program “Probolinggo Hadir di Bali”.

Penguatan sinergi tersebut ditandai dengan audiensi dan penandatanganan kesepakatan bersama Pemkab Probolinggo dengan Ikatan Masyarakat Probolinggo Bali (IMPB) di ruang Argopuro Kantor Bupati Probolinggo, Rabu (30/9/2026).

Program tersebut diarahkan untuk memperkuat komunikasi, koordinasi, perlindungan serta fasilitasi bagi masyarakat Kabupaten Probolinggo yang berdomisili, bekerja, menempuh pendidikan maupun melakukan aktivitas lainnya di Bali.

Sekretaris Daerah Kabupaten Probolinggo Ugas Irwanto dan Ketua Umum IMPB Junaidi Wibisono menandatangani kesepakatan bersama program Probolinggo Hadir di Bali. (Foto : Kominfo/Syamsul Akbar)

Audiensi tersebut dihadiri Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Probolinggo Ugas Irwanto, Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekda Kabupaten Probolinggo Abd. Ghafur, sejumlah Kepala OPD terkait serta Komisioner Baznas Kabupaten Probolinggo. Dari IMPB, hadir 10 orang yang dipimpin Ketua Umum IMPB Junaidi Wibisono.

Ketua Umum IMPB Junaidi Wibisono menyampaikan masyarakat Kabupaten Probolinggo yang merantau di Bali tetap membutuhkan akses informasi mengenai berbagai program dan kegiatan pemerintah daerah.

“Saya sebagai Ketua Umum Ikatan Masyarakat Probolinggo Bali ingin menyambung silaturahmi dan ingin bekerjasama berkaitan masyarakat yang merantau ke Bali supaya ada akses dan tahu apa saja kegiatan Kabupaten Probolinggo,” ujarnya.

Sekretaris Daerah Kabupaten Probolinggo Ugas Irwanto bersama Ketua dan pengurus IMPB. (Foto : Kominfo/Syamsul Akbar)

Menurutnya, IMPB juga siap menjadi penghubung untuk menyampaikan berbagai program pemerintah daerah kepada masyarakat Kabupaten Probolinggo yang berada di Bali. “Kami juga ingin bekerjasama, apa yang menjadi program-program pemerintah daerah, supaya yang merantau di Bali bisa kita sampaikan secara langsung,” jelasnya.

Junaidi menerangkan hasil pembahasan dan kesepakatan bersama dengan Pemkab Probolinggo akan disampaikan kembali kepada anggota IMPB dan masyarakat perantauan di Bali. “Nanti apa yang disepakati di sini akan saya bawa kembali dan akan saya paparkan kepada seluruh anggota di Bali,” tambahnya.

Lebih lanjut Junaidi menyampaikan apresiasi atas perhatian Pemkab Probolinggo terhadap warga yang mengalami musibah kebakaran di Bali. Respons pemerintah daerah mendapat perhatian positif dari masyarakat perantauan.

Sekretaris Daerah Kabupaten Probolinggo Ugas Irwanto memberikan sambutan dalam audiensi dan penandatanganan kesepakatan bersama dengan IMPB. (Foto : Kominfo/Syamsul Akbar)

“Jangan lupa kemarin Alhamdulillah dari Kabupaten Probolinggo sangat membantu bagi warga yang kebakaran. Kami perantau di Bali sangat senang karena Bapak Bupati Probolinggo bergerak cepat,” tegasnya.

Sementara Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Probolinggo Ugas Irwanto mengatakan keberadaan masyarakat Kabupaten Probolinggo di Bali tetap memiliki ikatan emosional dan historis dengan daerah asal. “Walaupun secara administrasi berada di Bali, secara emosional dan historis tetap menjadi bagian dari keluarga besar Kabupaten Probolinggo,” katanya.

Menurut Sekda Ugas, masyarakat perantauan tidak hanya menjadi penerima layanan pemerintah. Mereka juga dapat menjadi mitra dalam mendukung pembangunan melalui jaringan komunikasi, ekonomi, informasi dan kegiatan sosial kemasyarakatan.

“Kami ingin hubungan Pemkab Probolinggo dengan IMPB jangan berhenti pada silaturahmi hari ini. Pemerintah punya program serta IMPB punya jaringan, masyarakat dan potensi,” jelasnya.

Sejumlah Kepala OPD di lingkungan Pemkab Probolinggo mengikuti audiensi dan penandatanganan kesepakatan bersama Pemkab Probolinggo dengan IMPB. (Foto : Kominfo/Syamsul Akbar)

Melalui konsep “Probolinggo Hadir di Bali” terang Sekda Ugas, Pemkab Probolinggo menyiapkan sejumlah bentuk jejaring dan layanan. Di antaranya Probolinggo Care sebagai kanal pengaduan dan perlindungan warga, Probolinggo Service untuk informasi administrasi kependudukan, kesehatan dan ketenagakerjaan serta Probolinggo Connect sebagai forum resmi warga atau komunitas IMPB.

Selain itu, Probolinggo Market diarahkan untuk mendukung pemasaran UMKM sekaligus membangun jejaring bisnis Probolinggo-Bali. Serta Probolinggo Promote diarahkan untuk memperluas jejaring promosi wisata, investasi dan budaya.

“Penguatan hubungan ini juga melibatkan lintas sektor, termasuk Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Probolinggo. Kalau semuanya kita satukan, maka warga Kabupaten Probolinggo di Bali bukan hanya menjadi perantau, tetapi menjadi bagian dari kekuatan pembangunan Kabupaten Probolinggo,” terangnya.

Ia menegaskan, “Probolinggo Hadir di Bali” tidak hanya menjadi nama program, tetapi diarahkan sebagai bentuk keterhubungan antara pemerintah daerah, masyarakat dan warga perantauan. ***

Penulis : Syamsul Akbar
Editor : Tim Bromo Info