Thursday, October 8, 2026
Depan > Informasi Layak Anak > PP PAUD Kabupaten Probolinggo Dorong Transisi PAUD ke SD yang Menyenangkan

PP PAUD Kabupaten Probolinggo Dorong Transisi PAUD ke SD yang Menyenangkan

PROBOLINGGO – Perkumpulan Penyelenggara Pendidikan Anak Usia Dini (PP PAUD) Kabupaten Probolinggo mendorong proses perpindahan anak dari jenjang PAUD menuju sekolah dasar (SD) berlangsung aman, nyaman dan menyenangkan tanpa memberikan tekanan berlebihan.

Dorongan tersebut disampaikan dalam workshop transisi PAUD ke SD yang menyenangkan oleh PP PAUD Kabupaten Probolinggo di Pendopo Prasaja Ngesti Wibawa Kabupaten Probolinggo, Kamis (17/9/2026).

Mengusung tema “Membangun Transisi PAUD ke SD yang Aman, Nyaman, Menyenangkan dan Berpihak pada Anak”, kegiatan tersebut menjadi ruang untuk memperkuat pemahaman pendidik dan penyelenggara pendidikan mengenai pentingnya transisi yang sesuai dengan kebutuhan serta tahap perkembangan anak.

Workshop tersebut diikuti 28 pengurus DPC PP PAUD Kabupaten Probolinggo, Ketua IGTKI dan IGRA Kabupaten Probolinggo, 24 Ketua DP Ranting PP PAUD, 24 Ketua IGTKI Kecamatan, 24 Ketua IGRA Kecamatan, 48 guru TK serta 24 guru RA.

Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua PP PAUD Kabupaten Probolinggo Rita Erik Ugas Irwanto, Kepala Bidang Pembinaan PAUD dan PNF Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Probolinggo Amik Mutammimah serta para pengawas, penilik, kepala satuan pendidikan, guru PAUD dan guru SD.

Pengurus DPC PP PAUD Kabupaten Probolinggo, IGTKI dan IGRA Kabupaten Probolinggo, Ketua DP Ranting PP PAUD, Ketua IGTKI Kecamatan, Ketua IGRA Kecamatan, guru TK serta guru RA mengikuti workshop transisi PAUD ke SD yang menyenangkan. (Foto : PP PAUD)

Ketua panitia Sayu Roby menyampaikan workshop tersebut digelar untuk meningkatkan pemahaman dan kompetensi pendidik serta penyelenggara pendidikan dalam menciptakan proses transisi PAUD ke SD yang aman, menyenangkan, berkesinambungan dan berpihak pada kebutuhan anak.

“Selain menyamakan persepsi antara pendidik PAUD dan SD, kegiatan tersebut juga mendorong terciptanya pembelajaran yang ramah anak serta memperkuat kolaborasi antara satuan PAUD, SD, orang tua dan pemangku kepentingan Pendidikan,” ungkapnya.

Sementara Ketua PP PAUD Kabupaten Probolinggo Rita Erik Ugas Irwanto mengatakan masa transisi dari PAUD menuju SD merupakan tahapan penting dalam perjalanan pendidikan anak. Proses tersebut bukan sekadar perpindahan jenjang, tetapi harus dipersiapkan agar anak dapat memasuki lingkungan sekolah dasar dengan rasa aman dan percaya diri.

“Transisi tersebut bukan sekadar perpindahan jenjang pendidikan, tetapi merupakan proses yang harus dipersiapkan dengan baik agar anak dapat memasuki lingkungan sekolah dasar dengan rasa aman, percaya diri, bahagia dan tanpa tekanan,” katanya.

Menurut Rita Erik, setiap anak memiliki karakter, kemampuan, kebutuhan dan kecepatan perkembangan yang berbeda. Karena itu, memasuki SD tidak seharusnya menjadi pengalaman yang menakutkan bagi anak.

Ketua DPC PP PAUD Kabupaten Probolinggo Rita Erik Ugas Irwanto membuka workshop transisi PAUD ke SD yang menyenangkan di Pendopo Kabupaten Probolinggo. (Foto : PP PAUD)

“Anak-anak kita memiliki karakter, kemampuan, kebutuhan serta kecepatan perkembangan yang berbeda-beda. Oleh karena itu, kita perlu memastikan bahwa proses memasuki SD tidak menjadi sesuatu yang menakutkan bagi anak, tetapi justru menjadi pengalaman baru yang menyenangkan dan membangun rasa ingin tahu mereka untuk terus belajar,” jelasnya.

Rita Erik menekankan pembelajaran pada usia dini perlu berorientasi pada perkembangan anak secara utuh. Kemampuan membaca, menulis dan berhitung bukan satu-satunya ukuran kesiapan anak memasuki sekolah dasar. Anak perlu mendapatkan stimulasi untuk mengembangkan kemampuan sosial, emosional, komunikasi, kemandirian, kreativitas, motorik serta karakter positif.

“Anak tidak semata-mata dinilai dari kemampuan membaca, menulis dan berhitung, tetapi juga perlu dikembangkan kemampuan sosial, emosional, komunikasi, kemandirian, kreativitas, motorik serta karakter positifnya,” tuturnya.

Lebih lanjut Rita Erik menegaskan, keberhasilan transisi membutuhkan kesinambungan antara lingkungan PAUD dan SD. Guru PAUD perlu memberikan pengalaman belajar sesuai tahap perkembangan. Sedangkan guru SD perlu menciptakan lingkungan belajar yang ramah agar anak dapat beradaptasi secara bertahap.

“Tidak kalah penting adalah peran orang tua. Orang tua hendaknya memberikan dukungan dan motivasi kepada anak, bukan memberikan tuntutan yang berlebihan. Mari kita tumbuhkan pada diri anak keyakinan bahwa sekolah adalah tempat yang aman, menyenangkan dan menjadi ruang untuk bertumbuh serta menemukan berbagai pengalaman baru,” tegasnya.

Ketua PP PAUD Kabupaten Probolinggo Rita Erik Ugas Irwanto dan Kepala Bidang Pembinaan PAUD dan PNF Disdikdaya Kabupaten Probolinggo Amik Mutammimah dalam workshop transisi PAUD ke SD yang menyenangkan. (Foto : PP PAUD)

Melalui workshop tersebut, Rita Erik berharap praktik baik transisi PAUD ke SD dapat diterapkan di satuan pendidikan masing-masing. Upaya itu sekaligus untuk memperkuat ekosistem pendidikan yang berpihak pada kepentingan dan perkembangan anak.

“Mari kita bersama-sama mengubah cara pandang bahwa memasuki SD bukanlah sebuah perlombaan, melainkan sebuah proses. Setiap anak berhak mendapatkan kesempatan untuk tumbuh dan berkembang sesuai dengan potensinya,” pungkasnya. ***

Penulis : Syamsul Akbar
Editor : Tim Bromo Info