Thursday, October 8, 2026
Depan > Kemasyarakatan > Posyandu Ternak di Desa Guyangan, Diperta Kabupaten Probolinggo Layani 268 Ekor Hewan

Posyandu Ternak di Desa Guyangan, Diperta Kabupaten Probolinggo Layani 268 Ekor Hewan

KRUCIL – Dinas Pertanian (Diperta) Kabupaten Probolinggo terus memperkuat pelayanan kesehatan hewan melalui program Posyandu Ternak. Pada Kamis (25/6/2026), Posyandu Ternak digelar di Desa Guyangan Kecamatan Krucil dengan memberikan pelayanan kepada 268 ekor ternak milik peternak setempat.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Diperta Kabupaten Probolinggo drh. Nikolas Nuryulianto bersama Kepala UPT Puskeswan Aulia Khusumastutik, Medik Veteriner Muda drh. Machrus, dokter hewan penyelia Krucil drh. Arrafi serta seluruh petugas di wilayah Puskeswan Krucil.

Berbagai layanan diberikan secara gratis kepada peternak, mulai dari vaksinasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), pemeriksaan kesehatan hewan, pengobatan, pemberian vitamin, pemeriksaan kebuntingan hingga Inseminasi Buatan (IB).

Berdasarkan data pelayanan, sebanyak 223 ekor ternak mendapatkan layanan vaksinasi PMK dan kesehatan hewan yang terdiri dari 145 ekor sapi, 76 ekor kambing dan 2 ekor domba. Selain itu, pelayanan kesehatan hewan juga diberikan kepada 41 ekor ternak yang meliputi 33 ekor kambing dan 8 ekor domba.

Petugas Diperta Kabupaten Probolinggo melakukan pemeriksaan kesehatan hewan dalam posyandu ternak di Desa Guyangan Kecamatan Krucil. (Foto : Diperta)

Sementara itu, pemeriksaan kebuntingan (PKB) dilakukan terhadap empat ekor sapi dengan hasil dua ekor positif bunting dan dua ekor negatif. Selain itu, layanan inseminasi buatan diberikan kepada satu ekor sapi.

Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Diperta Kabupaten Probolinggo drh. Nikolas Nuryulianto mengatakan Posyandu Ternak merupakan upaya pemerintah dalam mendekatkan pelayanan kesehatan hewan kepada masyarakat peternak.

“Tujuan Posyandu Ternak adalah meningkatkan pelayanan kesehatan hewan melalui pemberian vaksinasi, pengobatan, vitamin, pemeriksaan reproduksi hingga inseminasi buatan secara gratis. Dengan program ini peternak dapat memperoleh layanan kesehatan hewan tanpa harus mengeluarkan biaya,” katanya.

Menurut Niko, antusiasme peternak terhadap program tersebut cukup tinggi. Banyak peternak merasa terbantu karena mendapatkan pelayanan kesehatan hewan secara langsung di desa mereka.

Petugas Diperta Kabupaten Probolinggo membagikan obat-obatan kepada masyarakat pemilik ternak. (Foto : Diperta)

“Peternak merasa senang karena mendapatkan pemeriksaan, pengobatan, vitamin dan pelayanan kesehatan hewan secara gratis. Program ini membantu mengurangi pengeluaran peternak sekaligus meningkatkan kesehatan ternak yang mereka pelihara,” jelasnya.

Niko menambahkan kesehatan ternak menjadi faktor penting dalam mendukung produktivitas peternakan. Oleh sebab itu, pelayanan kesehatan hewan harus dilakukan secara berkelanjutan agar berbagai penyakit dapat dicegah sejak dini.

“Kami berharap Posyandu Ternak dapat terus dilaksanakan secara rutin sehingga kesehatan dan produktivitas ternak semakin meningkat. Jika ternaknya sehat, maka hasil usaha peternak juga akan lebih baik dan kesejahteraan mereka ikut meningkat,” terangnya.

Lebih lanjut Niko berharap dukungan anggaran untuk program kesehatan hewan terus diperkuat agar pelayanan kepada peternak dapat menjangkau lebih banyak wilayah di Kabupaten Probolinggo.

Kepala Bidang Keswan dan Kesmavet Diperta Kabupaten Probolinggo drh. Nikolas Nuryulianto memimpin posyandu ternak di Desa Guyangan Kecamatan Krucil. (Foto : Diperta)

“Harapan kami program Posyandu Ternak dan pelayanan kesehatan hewan lainnya mendapat dukungan yang lebih besar sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat peternak. Ternak sehat akan mendukung kesejahteraan peternak dan memperkuat sektor peternakan daerah,” pungkasnya. ***

Penulis : Syamsul Akbar
Editor : Tim Bromo Info