Sunday, September 26, 2021
Depan > Kemasyarakatan > Porkab 2021 Rencananya Digelar Usai PON XX Papua 2021

Porkab 2021 Rencananya Digelar Usai PON XX Papua 2021

Reporter : Syamsul Akbar
KRAKSAAN – Setelah sempat tertunda karena melonjaknya kasus Covid-19 varian Delta pada bulan Juli 2021, Pekan Olahraga Kabupaten (Porkab) Probolinggo tahun 2021 rencananya akan digelar usai perhelatan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua tahun 2021.

Hal tersebut terungkap setelah Ketua Umum KONI Kabupaten Probolinggo Sugeng Nufindarko menghadap Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekretaris Daerah Kabupaten Probolinggo Heri Sulistyanto, Rabu (8/9/2021). Turut mendampingi Wakil Ketua Umum KONI Kabupaten Probolinggo Suhud dan Sekretaris Umum KONI Kabupaten Probolinggo Chalid Abubakar.

“Pada prinsipnya Beliau sama-sama ingin menyetujui Porkab 2021 terselenggara. Namun dengan waktu yang diperkirakan setelah PON XX Papua 2021. Antara minggu ke-III Oktober hingga minggu ke-I Nopember 2021,” kata Sekretaris Umum KONI Kabupaten Probolinggo Chalid Abubakar.

Menurut Chalid, pembukaan Porkab 2021 akan dilakukan dalam mengawali pertandingan pertama Porkab 2021. Dalam hal ini cabang olahraga (cabor) pencak silat di GOR Sasana Krida Kraksaan akan menjadi momentum untuk pembukaan Porkab 2021. Setelah pembukaan langsung dilanjutkan dengan pertandingan.

“Atlet dan pelatih yang akan terlibat dalam Porkab 2021 sudah harus divaksin 1 dan 2. Bagi official harus memiliki aplikasi PeduliLindungi. Artinya protokol kesehatan harus betul-betul dijaga agar tidak terjadi pelanggaran,” jelasnya.

Sehubungan masih dalam masa pandemi Covid-19 dan menghindari terjadinya kerumunan terang Chalid, pertandingan Porkab 2021 akan focus dalam venue GOR Sasana Krida Kraksaan dan GOR Wijaya Maron. Kecuali untuk cabor sepakbola dan atletik di Stadion Gelora Merdeka Kraksaan, cabor futsal di Lapangan Futsal Samba, cabor renang di Kolam Renang Jabung serta cabor balap sepeda di baratnya Stadion Gelora Merdeka Kraksaan dan Desa Nogosaren Kecamatan Gading.

“Semua pertandingan dilangsungkan tanpa penonton. Nantinya kita akan melakukan siaran live kerja sama dengan Dinas Kominfo, Statistik dan Persandian Kabupaten Probolinggo,” tegasnya.

Chalid menerangkan untuk perhelatan Porkab 2021 ini KONI sudah membuat surat kepada Plt Bupati Probolinggo untuk mendapatkan persetujuan. Pihaknya membuat konsep Minggu ketiga Oktober 2021 Porkab 2021 bisa digelar. Kalau peserta sudah matang termasuk ID card.

“Awal pertandingan kebetulan adalah cabor pencak silat dengan undangan terbatas. Untuk pembukaan dari kecamatan diwakili masing-masing kontingen 2 atlet. Setiap cabor sudah membuat ketentuan prokes dan meminta supervisi dari Satgas Covid-19,” ujarnya.

Chalid menambahkan bahwa KONI mengharapkan para atlet ini bertanding karena ada beberapa cabor yang justru menunggu Porkab untuk mencari atlet. Seperti sepakbola, futsal, pencak silat dan lain sebagainya.

“Mereka masih menunggu Porkab 2021 karena sementara ingin menambah atlet binaannya yang diproyeksikan untuk merekrut atlet yang paling bagus di pertandingan bukan di uji coba. Porkab ini bisa menjadi wahana rekrutmen bagi sebagian besar cabor,” pungkasnya. (wan)