SUKAPURA – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Probolinggo terus menunjukkan kepedulian terhadap petugas gabungan dan relawan yang terlibat dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di kawasan Gunung Bromo. Salah satunya dengan mendistribusikan ribuan masker untuk mendukung perlindungan petugas dan masyarakat di sekitar lokasi terdampak.
Bantuan masker tersebut disalurkan secara bertahap pada tanggal 13 dan 17 Agustus 2026. Total terdapat 4.790 lembar masker yang didistribusikan melalui sejumlah fasilitas kesehatan dan posko Karhutla di kawasan Kecamatan Sukapura dan Cemoro Lawang.
Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan PMI Kabupaten Probolinggo Ismail Pandji mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian PMI untuk membantu meringankan beban petugas gabungan dan relawan yang berada di lapangan dalam menangani Karhutla kawasan Gunung Bromo.
“Dalam rangka ikut meringankan beban petugas gabungan dan relawan dalam mengatasi kebakaran tersebut, PMI Kabupaten Probolinggo telah melaksanakan kegiatan distribusi bantuan berupa masker secara bertahap,” ujarnya.
Ia menjelaskan, distribusi pertama dilakukan pada 13 Agustus 2026. Pada saat itu, PMI Kabupaten Probolinggo menyalurkan 5 box atau 250 lembar masker untuk Puskesmas Sukapura.
Bantuan serupa juga diberikan kepada Pustu Wonotoro sebanyak 5 box atau 250 lembar masker. Sementara untuk mendukung kebutuhan petugas di lapangan, PMI menyalurkan 40 box atau sekitar 2.000 lembar masker ke Posko Karhutla di Cemoro Lawang.
“Pada 13 Agustus 2026, kami memberikan lima box masker atau kurang lebih 250 lembar untuk Puskesmas Sukapura. Kemudian lima box atau 250 lembar untuk Pustu Wonotoro dan 40 box berisi sekitar 2.000 lembar untuk Posko Karhutla di Cemoro Lawang,” jelasnya.

Selanjutnya, pada 17 Agustus 2026, PMI Kabupaten Probolinggo kembali mendistribusikan bantuan masker. Kali ini bantuan tersebut merupakan dukungan lanjutan dari PMI Provinsi Jawa Timur dan PMI Kota Surabaya.
Sebanyak 2.290 lembar masker disalurkan kepada Puskesmas Sukapura. Bantuan tersebut diserahkan oleh jajaran pengurus bersama Unit Donor Darah (UDD) PMI Kabupaten Probolinggo untuk mendukung kebutuhan perlindungan kesehatan masyarakat maupun petugas di kawasan terdampak.
“Pada tanggal 17 Agustus 2026, PMI kembali mendistribusikan bantuan yang merupakan bantuan lanjutan dari PMI Provinsi Jawa Timur dan PMI Kota Surabaya. Jumlahnya kurang lebih 2.290 lembar masker yang disampaikan kepada Puskesmas Sukapura,” terangnya.
Ismail berharap bantuan tersebut dapat memberikan manfaat bagi petugas gabungan, relawan maupun masyarakat yang berada di sekitar kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru.
Menurutnya, penggunaan masker menjadi salah satu bentuk perlindungan untuk membantu mengurangi paparan debu maupun asap yang dapat muncul selama proses penanganan Karhutla.
“Kami berharap bantuan ini dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat di sana dan sedikit meringankan beban yang sekarang dialami oleh saudara-saudara kita di sekitar kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru,” ungkapnya.
PMI Kabupaten Probolinggo lanjut Ismail, akan terus berupaya menjalankan kegiatan-kegiatan kemanusiaan sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan kondisi di lapangan.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada PMI Provinsi Jawa Timur dan PMI Kota Surabaya atas dukungan bantuan yang kemudian diteruskan kepada masyarakat melalui PMI Kabupaten Probolinggo.
“Semoga kegiatan pemberian dan pendistribusian masker ini sedikit meringankan apa yang sekarang dialami oleh saudara-saudara kita di sekitar kawasan Bromo dan sekitarnya. Semoga kita diberi kekuatan untuk terus melakukan kegiatan-kegiatan kemanusiaan,” pungkasnya. ***
Penulis : Syamsul Akbar
Editor : Tim Bromo Info
