Thursday, October 8, 2026
Depan > Kemasyarakatan > Peringati Hari Pramuka ke-62, Kwarran Pramuka Kraksaan Tampilkan Tari Tradisional

Peringati Hari Pramuka ke-62, Kwarran Pramuka Kraksaan Tampilkan Tari Tradisional

Reporter : Syamsul Akbar
KRAKSAAN – Dalam rangka untuk memperingati Hari Pramuka ke-62 tahun 2023, Kwartir Ranting (Kwarran) Gerakan Pramuka Kraksaan menggelar apel bersama di Sumberlele (SL) Park Kraksaan, Senin (14/8/2023).

Kegiatan yang diikuti oleh para pramuka siaga, penggalang dan penegak di Kecamatan Kraksaan ini dimeriahkan dengan penampilan beberapa tari trasidional. Diantaranya Tari Glipang, Tari Ratoe Jaroe, Tari Ngentangen serta beberapa tari yang lainnya.

Tema peringatan Hari Pramuka ke-62 pada tahun 2023 ini adalah “Dengan Peringatan Hari Pramuka Ke-62, Mari Kia Wujudkan SDM Yang Profesional dan Berwawasan Kebangsaan.” Tema ini menunjukkan semangat gerakan pramuka untuk meningkatkan sumber daya manusia yang lebih profesional, mencermati sumber daya manusia kita yang ada sekarang ini masih jauh dari yang kita harapkan.

Apel peringatan Hari Pramuka ke-62 yang dipimpin oleh Camat Kraksaan Kak Puja Kurniawan selaku Ketua Majelis Pembimbing Ranting (Kamabiran) Gerakan Pramuka Kraksaan ini dihadiri oleh Wakil Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Probolinggo Kak Didik S Wahjudi, Ketua Kwarran Gerakan Pramuka Kraksaan Kak Sofiah Hastuti serta sejumlah pengurus dan Kamabigus se-Kecamatan Kraksaan.

Dalam kesempatan tersebut juga diserahkan bumbung peduli pramuka oleh Camat Kraksaan Kak Puja Kurniawan kepada Wakil Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Probolinggo Kak Didik S Wahjudi.

Camat Kraksaan Kak Puja Kurniawan menyampaikan banyak terima kasih kepada Allah SWT karena atas nikmat dan berkah-Nya, gerakan pramuka khususnya di Kabupaten Probolinggo dapat terus maju dan berkembang serta berkiprah untuk membantu masyarakat dan program – program pemerintahan daerah diantaranya program pramuka peduli, pengabdian masyarakat, pembinaan peserta didik serta pembinaan anggota dewasa yang menangani pendidikan nonformal dalam pembentukan.

“Harus diakui, jumlah sumber daya manusia yang ada di gerakan pramuka, khususnya para pembina pramuka dan pelatih pembina pramuka jumlahnya masih sangat terbatas. Oleh sebab itu, peningkatan jumlah dan kualitas pembina serta pelatih pembina pramuka harus terus dapat ditingkatkan,” katanya.

Terkait dengan penampilan tari-tarian Kak Puja menjelaskan bahwa hal tersebut merupakan salah satu upaya yang dilakukan dalam melestarikan kesenian lokal, khususnya tari-tari tradisional yang ada di Kabupaten Probolinggo.

“Semoga hal ini bisa membakar semangat para adik-adik pramuka khususnya yang ada di Kecamatan Kraksaan sesuai dengan tema peringatan Hari Pramuka ke-62 tahun 2023,” pungkasnya. (wan)