Sunday, May 19, 2024
Depan > Kemasyarakatan > Pengurus Oriska YTL Periode 2022-2024 Diresmikan

Pengurus Oriska YTL Periode 2022-2024 Diresmikan

Reporter : Syamsul Akbar
PAITON – Kepengurusan Oriska YTL (Organisasi Istri Karyawan PT YTL) periode 2022-2024 diresmikan di Kantor Koperasi YTL Jawa Timur, Jum’at (11/3/2022). Peresmian ini diikuti secara daring oleh seluruh anggota Oriska YTL melalui zoom meeting.

Kegiatan ini dihadiri secara virtual oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Probolinggo Hj. Nunung Timbul Prihanjoko. Dalam kesempatan tersebut Ketua Oriska YTL Yeni M. Subagiyo membacakan program kerja Oriska YTL periode 2022-2024.

Kepengurusan Oriska YTL periode 2022-2024 diketuai oleh Yeni M. Subagiyo didampingi Sekretaris I Yunita Abu Bakar Muhammad, Sekretaris II Arleta Rino Hari Poetranto, Bendahara I Ike Yudhis Prasatya, Bendahara II Putri Muhammad Erlangga dan Hubungan Masyarakat Wahyuti Husnul Arief. Selain itu ada pula 2 (dua) orang Koordinator Area Kraksaan dan 1 (satu) orang Koordinator Area Paiton.

Ketua Oriska YTL Yeni M. Subagiyo mengungkapkan Oriska YTL merupakan salah satu organisasi sosial yang diakui dengan beranggotakan para istri karyawan PT YTL Jawa Timur. Oriska YTL berdiri pada tanggal 17 Januari 2006. Total anggota aktif per Pebruari 2022 sekitar 100 anggota.

“Oriska YTL didirikan dengan tujuan untuk mendukung para suami agar dapat fokus menjalankan tanggung jawab dan perannya di PT YTL Jawa Timur, khususnya dengan membangun keluarga yang kuat dan sehat,” ujarnya.

Yeni menerangkan organisasi ini akan mempererat tali silaturahmi antar seluruh anggota agar tercipta hubungan yang harmonis, mengembangkan wawasan dan pengetahuan anggota dalam menjalankan perannya sebagai istri dan ibu serta berpartisipasi dalam pembangunan masyarakat di sekitar kawasan PLTU untuk mendukung program PT YTL Jawa Timur.

Sementara Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Probolinggo Hj. Nunung Timbul Prihanjoko mengatakan perempuan memiliki andil besar dalam membentuk sebuah keluarga yang bermartabat serta penanggulangan kemiskinan melalui pemberdayaan masyarakat dan kelompok dengan pendidikan dan keterampilan yang dimiliki.

“Untuk dapat membina keluarga secara langsung dan menjangkau sasaran sebanyak mungkin, maka dibentuk gerakan Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) yang dikelola dan dilaksanakan oleh suatu Tim Penggerak PKK di setiap jenjang,” katanya.

Istri Plt Bupati Probolinggo ini menjelaskan PKK selalu mengupayakan bimbingan dan pembinaan agar keluarga dapat hidup sehat sejahtera, maju dan mandiri. PKK sangat berperan penting sebagai penggerak ekonomi keluarga di mana memiliki tujuan untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga dan pemberdayaan terhadap perempuan dengan meningkatkan kualitas diri.

“Di balik kesuksesan suami, ada istri yang selalu mendukungnya. Setuju ibu-ibu? Keberadaan Oriska YTL yang merupakan organisasi istri dari karyawan PT YTL Jawa Timur, memiliki peran strategis dalam upaya memperkuat peran perempuan sebagai istri dalam mendukung suami, membangun keluarga yang sehat dan kuat serta menjadi bagian dari program perbaikan masyarakat,” jelasnya.

Menurut Nunung, visi yang dimiliki oleh Oriska YTL cukup sejalan dengan visi dari PKK yang merupakan penyuluh penggerak keluarga. Di mana keluarga adalah unit terkecil yang menjadi awal pembentukan karakter berkepribadian baik dan sumberdaya manusia yang bermanfaat bagi keluarga, bangsa dan negara.

“Pandemi Covid-19 tentunya tidak menjadi halangan bagi Oriska YTL agar terus menjadi wadah bagi para anggotanya untuk memperbaiki kualitas diri dengan meningkatkan keterampilan, menambah ilmu serta melakukan pengembangan kepribadian melalui berbagai program kerja dan kegiatan yang telah disusun untuk satu tahun ke depan,” terangnya.

Meskipun demikian terang Nunung, perlu diingat dan dipahami kodratnya sebagai perempuan tetap harus dijaga. Yakni, memiliki anak, mengurus rumah tangga, memberikan pelayanan kepada keluarga dan menjadi tiang keluarga. Selaku istri dan ibu, tentunya semuanya mempunyai keterbatasan dan tidak bisa disejajarkan dengan kaum pria dalam hal tertentu.

“Oriska YTL sebagai organisasi tentunya selalu senantiasa dihadapkan pada berbagai tingkat kinerja yang harus didukung oleh kemampuan pemimpin dan kebersamaan anggotanya. Oleh karena itu saya menghimbau agar kepengurusan Oriska dapat terus meningkatkan etos kerja, kebersamaan dan profesionalisme sehingga dapat menjadi organisasi yang semakin solid, kreatif dan inovatif,” harapnya. (wan)