Saturday, September 18, 2021
Depan > Pemerintahan > Pemkab Peringati HUT ke-76 Proklamasi Kemerdekaan RI

Pemkab Peringati HUT ke-76 Proklamasi Kemerdekaan RI

Reporter : Syamsul Akbar
KRAKSAAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-76 Kemerdekaan Republik Indonesia secara sederhana dengan upacara dan pengibaran bendera merah putih di halaman depan Kantor Bupati Probolinggo di Kota Kraksaan, Selasa (17/8/2021) pagi. Tema peringatan HUT ke-76 Kemerdekaan RI tahun 2021 ini adalah “Indonesia Tangguh Indonesia Tumbuh”.

Bertindak sebagai inspektur upacara adalah Bupati Probolinggo Hj. P. Tantriana Sari, SE. Sementara komandan upacara dipercayakan kepada Camat Kraksaan Ponirin. Sedangkan perwira upacara adalah Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Probolinggo Ugas Irwanto.

Sementara pembaca teks pembukaan Undang-undang Dasar 1945 adalah Lurah Patokan Miske Puspita, pengibar bendera merah putih adalah Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Probolinggo serta iringan musik dari Marching Band Gita Wibawa Praja Satpol PP Kabupaten Probolinggo.

Pasukan 8 yang mengibarkan Sang Merah Putih terdiri dari pembawa nampan bendera Intan Ardiana Putri (SMAN 1 Kraksaan), pengibar bendera Sulaiman Nur Thariq (SMAN 1 Gading), pembentang bendera Indra Cahyono (SMAN 1 Leces) dan pengerek bendera Muhammad Farhan (SMA Tunas Luhur).

Selaku pengawal dari Polres Probolinggo Bripda Ahmad Boingky Febriande dan Bripda Michael Abram Manurung serta dari Kodim 0820 Probolinggo Serda Sigit Nugroho dan Serda Agus Winarno.

Upacara peringatan HUT ke-76 Kemerdekaan RI ini dihadiri oleh Wakil Bupati Probolinggo Drs. HA. Timbul Prihanjoko, Kepala Rutan Kelas IIB Kraksaan Bambang Irawan, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Probolinggo H. Soeparwiyono, Pimpinan Bank Jatim Cabang Kraksaan Wawan Budi R, sejumlah pejabat serta perwakilan pejuang veteran di Kabupaten Probolinggo.

Peringatan HUT ke-76 Kemerdekaan RI yang dilaksanakan dalam situasi wabah pandemi Covid-19 ini diikuti secara virtual oleh seluruh OPD dan Kecamatan dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Peserta upacarapun dibatasi jumlahnya untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Dalam kegiatan ini juga dilakukan penyerahan remisi secara simbolis bagi Warga Binaan Rutan Kelas IIB Kraksaan serta pemberian sembako kepada masyarakat Kabupaten Probolinggo.

Selain itu juga ada launching program khusus pembayaran pajak non PBB atau e-Pajak Daerah Lainnya (PDL) serta pemotongan tumpeng sebagai bentuk rasa syukur atas HUT ke-76 Kemerdekaan RI.
Bupati Probolinggo Hj. P. Tantriana Sari, SE menyampaikan pandemi Covid-19 telah membawa dampak yang luar biasa bagi sendi-sendi kehidupan sosial ekonomi di seluruh dunia, termasuk Indonesia.

“Peringatan Hari Ulang Tahun ke-76 Kemerdekaan Republik Indonesia di tengah perjuangan keras menghadapi dampak pandemi Covid-19, hendaknya dapat dijadikan momentum untuk bangkit menyatupadukan langkah dalam mereposisi strategi dan memastikan seluruh rencana aksi Indonesia sehat, Indonesia bekerja dan Indonesia tumbuh sampai dengan tataran masyarakat terbawah,” katanya.

Menurut Bupati Tantri, peringatan Hari Ulang Tahun ke-76 Kemerdekaan Republik Indonesia hendaknya juga dijadikan ajang memetik pembelajaran dari semangat dan teladan para pendiri bangsa yang telah mewariskan spirit kebersamaan, gotong royong, gigih berjuang, ketangguhan dan daya adaptasi yang telah teruji dalam menggapai cita-cita kemerdekaan serta upaya membangun kemandirian dalam menggapai kehidupan yang lebih baik di tengah keterbatasan dan rintangan yang dihadapi.

“Pandemi Covid-19 telah mengubah cara dan kebiasaan kerja, terjadi transformasi digital dalam peningkatan kualitas pelayanan publik. Transformasi digital ini diharapkan dapat terus ditingkatkan pada masa-masa mendatang. Peringatan HUT ke-76 Kemerdekaan RI hendaknya dapat dijadikan momentum transformasi digital di Indonesia yang perlu terus ditingkatkan implementasinya,” jelasnya.

Bupati Tantri menambahkan perkembangan situasi global yang kurang menguntungkan akibat dampak pandemi Covid-19 hendaknya dapat menjadikan kita semakin bersatu dalam keberagaman, gotong royong, tangguh dalam menghadapi tantangan, mendorong kecepatan, mentransformasikan Indonesia sehat, Indonesia bekerja dan Indonesia tumbuh dengan dukungan akselerasi transformasi digital guna bangkit untuk Indonesia maju.

“Bangkit untuk Indonesia tumbuh yang menjadi tujuan kita bersama sudah tentu membutuhkan lompatan besar, utamanya dalam mendukung akselerasi serta upaya sungguh-sungguh dalam terus meningkatkan sinergitas dan kolaborasi dari berbagai pemangku kepentingan dalam mempersiapkan dan memastikan setiap lompatan-lompatan kemajuan dilaksanakan dalam metode yang terukur dan dengan cara-cara kerja serta terobosan baru,” pungkasnya. (wan)